Connect with us

Berita

Kronologi Penemuan Granat di Jatisampurna, Bermula dari Cari Burung

Warga Jatisampurna, Bekasi, menemukan granat aktif di kebun saat mencari burung. Tim Jibom Mabes Polri langsung melakukan peledakan aman.

Actress 1299250

Published

on

Kronologi Penemuan Granat di Jatisampurna, Bermula dari Cari Burung
Kronologi Penemuan Granat di Jatisampurna, Bermula dari Cari Burung. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 26 Januari 2025 - Sebuah granat aktif ditemukan oleh warga saat sedang mencari burung di area kebun di Jalan Mendut RT 004 RW 001, Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (24/1) sekitar pukul 17.06 WIB.

Pihak kepolisian pun langsung menangani situasi ini dengan langkah cepat.

Penemuan Granat di Tengah Kebun

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa penemuan ini bermula ketika seorang warga berinisial DP (26) sedang mencari burung menggunakan metode pulut.

“Awal kejadian DP (26) sedang mencari burung dengan cara pulut. Kemudian, saat di TKP, DP sempat tersandung benda yang terpendam sebagian di tanah,” kata Ade Ary pada Sabtu (25/1).

Saat itu, ia tersandung sebuah benda yang sebagian terpendam di tanah.

Karena penasaran, DP memeriksa benda tersebut dan mendapati bahwa bentuknya menyerupai granat.

Untuk memastikan apakah benda itu mainan atau asli, DP mencoba mengangkatnya.

“Granat tersebut lalu diangkat untuk mengetahui mainan atau asli karena benda tersebut berat,” ujar Ade Ary pada Sabtu (25/1).

DP kemudian membawa granat tersebut ke rumah A (25), seorang saksi lain, untuk mendiskusikan temuan tersebut.

Setelah menyimpulkan bahwa benda itu kemungkinan besar merupakan granat asli, kedua warga segera melaporkannya ke Polsek Jatisampurna.

Tim Jibom Mabes Polri Amankan Granat Aktif

Kapolsek Jatisampurna, Iptu Didik Tri Maryanto, mengonfirmasi bahwa granat yang ditemukan oleh DP masih dalam kondisi aktif setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim penjinak bom (Jibom) Mabes Polri.

Ia menjelaskan bahwa granat tersebut dinilai terlalu berisiko untuk dievakuasi dalam kondisi aktif, sehingga langkah penetralan dilakukan di lokasi penemuan.

Baca Juga:  Viral Rombongan Berbusana Putih Putari Tugu Puncak Gunung Lawu

“Netralisir atau penonaktifan granat dilakukan dengan cara peledakan langsung untuk menghindari risiko lebih besar,” terang Didik.

Tim Jibom juga melakukan penyisiran di area sekitar untuk memastikan tidak ada ancaman lainnya yang tersisa.

Setelah granat diledakkan dengan aman, petugas mengamankan lokasi guna memastikan area tersebut bebas dari ancaman lanjutan.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi penemuan sempat dievakuasi demi keselamatan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami lebih lanjut asal-usul granat tersebut.

Penemuan benda berbahaya ini sempat menghebohkan warga setempat, mengingat lokasinya berada di kawasan kebun yang biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti mencari burung.

Trending