Viral
Pegawai PT Timah yang Dipecat Ngaku Punya Mobil 6 dan Dapat Uang Bulanan Rp50 Juta
Dwi Citra Weni tetap santai setelah dipecat dari PT Timah. Ia kini fokus menjalankan bisnis dan mengaku memiliki 6 mobil serta penghasilan bulanan Rp50 juta.
MPN Indonesia 10 Februari 2025 - Dwi Citra Weni, mantan pegawai PT Timah, tetap menunjukkan sikap tenangnya usai diberhentikan dari perusahaan.
Ia dipecat setelah unggahan videonya di media sosial yang dianggap merendahkan pegawai honorer yang menggunakan BPJS Kesehatan menjadi viral.
Keputusan pemecatan diambil PT Timah sebagai bentuk ketegasan terhadap etika kerja karyawan.
Pemecatan tersebut diumumkan secara resmi oleh PT Timah pada Kamis (6/2).
Kepala Bidang Komunikasi PT Timah, Anggi Siahaan, menjelaskan bahwa keputusan itu diambil setelah evaluasi terhadap kasus yang bersangkutan.
Manajemen menegaskan bahwa perilaku Weni tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan, dan keputusan tersebut telah melalui prosedur yang sesuai.
“Setelah melalui proses evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa PT Timah Tbk telah mengeluarkan ketetapan dengan sanksi pemutusan hubungan kerja dengan yang bersangkutan,” ungkap Anggi dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (6/2).
Sikap Tenang dan Fokus pada Bisnis
Alih-alih menunjukkan kesedihan atas pemecatannya, Dwi Citra Weni justru semakin aktif di media sosial.
Melalui unggahan di akun Instagramnya, ia menyatakan bahwa pemecatan tersebut tidak memengaruhi kehidupannya.
Ia mengaku tetap memiliki sumber penghasilan lain yang mencukupi kebutuhannya.
Weni juga mengungkapkan bahwa dirinya memang sudah berencana keluar dari PT Timah dan ingin lebih fokus pada bisnis pribadinya.
Dalam unggahannya, ia menyebutkan bahwa sejak lama berkeinginan untuk berhenti bekerja di BUMN tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa keputusannya untuk tetap bekerja di PT Timah sebelumnya karena memenuhi janji kepada ibunya yang telah meninggal dunia.
“Saya cuma wanita biasa. Bisa huru-hara, masih punya suami, punya aset bergerak juga dan sedikit ilmu,” ungkapnya dalam unggahan media sosial.
Bisnis yang Dijalankan Usai Pemecatan
Setelah tidak lagi bekerja di PT Timah, Weni semakin aktif dalam menjalankan bisnisnya.
Ia diketahui memiliki beberapa usaha di bidang kuliner dan kecantikan, mulai dari menjual kue, kerupuk, hingga menjadi reseller produk perawatan kulit.
Dalam unggahannya, Weni menyatakan bahwa dirinya bisa memperoleh penghasilan jutaan rupiah hanya dari rumah.
Ia juga membagikan momen saat menempelkan label pada botol jamu yang dijualnya.
“Ngomset jutaan rupiah dari dapur,” tulisnya dalam salah satu video.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa kehilangan pekerjaan di PT Timah karena memiliki sumber penghasilan lain.
Ia bahkan menyebut bahwa dirinya tetap dapat menikmati hidup meskipun bukan lagi bagian dari perusahaan.
“Pertanyaan saya, karyawan T mana yang bisa menikmati hidup meski bukan pejabat? Jadi kalau saya sombong kalian jangan marah,” tulisnya dalam unggahan lain.
Pamer Punya 6 Mobil dan Dapat Uang Bulanan Puluhan Juta
Dalam unggahan TikTok lainnya, Weni pernah membagikan kisah bahwa dirinya memiliki enam mobil dan mendapatkan uang jajan sebesar Rp50 juta setiap bulan.
Karena alasan tersebut, ia meminta agar netizen tidak merasa iba terhadapnya setelah dipecat dari PT Timah Tbk.
“Cuma mau bilang, kami punya 6 mobil dan insyaallah mau nambah 1 lagi. Cuma mau bilang juga hari ini suami aku ngasih jajan tambahan Rp12 juta per bulan, jadi jajanku saja Rp27 juta per bulan sekarang,” ungkap Weni.
“Belum lagi duit susu, duit dapur, dan lain-lain. Sebulan itu aku bisa dapat Rp50 juta dari suami aku. Ini minimal, di luar amplop-amplop coklat yang jatuh dari langit,” tambahnya.
Reaksi Publik dan Respons PT Timah
Unggahan-unggahan Weni setelah pemecatan memicu berbagai reaksi dari netizen.
Banyak yang menilai sikapnya terlalu santai dan tidak menunjukkan penyesalan atas kejadian yang terjadi.
Beberapa komentar juga menyayangkan sikapnya yang terkesan membanggakan pemecatan tersebut dan memamerkan aset yang dimilikinya.
Di sisi lain, PT Timah menegaskan bahwa keputusan pemecatan merupakan langkah tegas dalam menjaga etika dan aturan perusahaan.
Anggi Siahaan menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh karyawan agar lebih bijak dalam berperilaku, terutama di media sosial.
“Perusahaan percaya bahwa setiap orang berhak menggunakan media sosial dengan bijak, namun perusahaan juga berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh karyawan dan keluarga besar PT Timah Tbk untuk selalu menjunjung etika dan menaati peraturan yang berlaku,” ungkapnya.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
