Viral
Pegawai SPPG yang Cekik Wartawan saat Liput MBG Berujung Minta Maaf
Pelaku kekerasan terhadap dua wartawan saat meliput keracunan siswa SDN 01 Gedong akibat konsumsi MBG minta maaf.
MPN Indonesia 2 Oktober 2025 - Pelaku kekerasan terhadap dua wartawan, Miftahul Munir dari Warta Kota dan Rizki Fahluvi dari MNC TV, saat meliput keracunan siswa SDN 01 Gedong akibat konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya minta maaf.
Pelaku bernama Salim Husein Mahu, seorang pegawai keamanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 2 dilaporkan telah mencekik Munir dan mencoba memukul Rizki.
Permintaan maaf dari Salim ini disampaikan dalam mediasi di Polsek Pasar Rebo pada Rabu (1/10), disaksikan kedua korban.
Dalam mediasi, Salim menandatangani surat pernyataan bermaterai dan berjanji tidak akan mengulangi tindakannya.
“Saya mengaku khilaf dan bersalah atas kejadian kesalahpahaman di SPPG Gedong 2 … Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari,” ucap Salim dikutip MPN Indonesia dari unggahan Instagram @warung jurnalis pada Kamis (2/10).
Kekerasan Terhadap Wartawan di SPPG Gedong 2
Insiden bermula saat wartawan mendatangi dapur SPPG Gedong 2 yang diduga menjadi sumber makanan dalam program makan bergizi gratis yang menyebabkan keracunan terhadap 20 siswa SDN 01 Gedong, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo.
Sekitar pukul 12.20 WIB ketika wartawan hendak merekam mobil operasional SPPG Gedong 2 dari area publik, mereka dilarang dan diusir oleh seorang oknum yang kemudian diduga melakukan kekerasan.
“Enggak lama saya lihat ada mobil SPPG Gedong 2 datang, kemudian saya ambil video dan si bapak itu ngelarang. Saya bilang, ini area publik, di luar area SPPG, enggak bisa larang-larang,” ungkap Munir.
Setelah itu, saat hendak menuju SPPG Gedong 1, ia dan rekannya dihampiri kembali oleh Salim dan diduga dicekik serta hampir dipukul.
Setelah kejadian, Munir melapor ke polisi dan telah menjalani visum guna proses hukum. Meski demikian, dalam mediasi ia menyatakan telah memaafkan Salim.
“Saya dengan kerendahan hati menerima permohonan maaf dari Pak Salim dan saya juga telah memberikan penjelasan terkait tujuan saya datang ke SPPG bukan untuk mencari kesalahan, tapi menelusuri SPPG penyedia MBG atas dugaan siswa SDN 01 keracunan,” jelasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
