Connect with us

Viral

Pria 23 Tahun Tewas Tertemper Kereta di Pondok Ranji, Polisi Temukan Surat

Pria berinisial MH ditemukan tewas tertemper kereta di Pondok Ranji. Polisi menduga bunuh diri dan menemukan surat yang diduga ditulis korban di lokasi kejadian.

Logompn

Published

on

Pria 23 tahun tewas tertemper kereta di pondok ranji, polisi temukan surat
Pria 23 Tahun Tewas Tertemper Kereta di Pondok Ranji, Polisi Temukan Surat. Gambar : Instagram/@polsekciputattimurofficial

Banten, MPN Indonesia 11 Desember 2025 - Seorang pria berinisial MH (23) ditemukan tewas setelah tertemper kereta di perlintasan dekat Stasiun Pondok Ranji, Jalan Haji Toran, Kelurahan Rengas, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten, pada Rabu siang (10/12).

Polisi menduga korban sengaja menabrakkan diri ke kereta api. Di lokasi, petugas juga menemukan secarik surat yang diduga ditulis oleh korban.

Evakuasi Dilakukan Tim Gabungan

Evakuasi jenazah dilakukan oleh Pawas Polsek Ciputat Timur, Iptu Saiful Gofur, bersama personel gabungan dari Piket Fungsi Polsek Ciputat Timur, Kapolsubsektor Pondok Ranji, Kapolsubsektor Bintaro, Unit Binmas Rengas, dan Unit Binmas Pondok Ranji.

Proses evakuasi berlangsung di tempat kejadian perkara dan korban segera diidentifikasi.

“Melakukan evakuasi terhadap seorang pria berinisial MH (23) yang diduga menabrakkan diri ke kereta api,” demikian keterangan resmi dari Polsek Ciputat Timur melalui akun Instagram @polsekciputattimurofficial pada Rabu (10/12), dikutip MPN Indonesia pada Kamis (11/12).

Jenazah kemudian dibawa oleh Tim Identifikasi Polres Tangerang Selatan untuk penanganan lebih lanjut.

“Saat ini jenazah telah dibawa oleh Tim Identifikasi Polres Tangerang Selatan untuk penanganan lebih lanjut,” ujar pihak kepolisian.

Pesan Dukacita dan Ajakan Kepedulian Sosial

Dalam unggahannya, Polsek Ciputat Timur juga menyampaikan pesan dukacita kepada keluarga korban serta mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar mereka.

“Melalui peristiwa ini, kami mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap orang-orang di sekitar kita. Terkadang seseorang hanya butuh didengar agar tak merasa sendirian,” tulis pihak kepolisian.

Mereka juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin berbagi cerita atau membutuhkan tempat bercerita melalui media sosial.

Baca Juga:  Kapolda Banten Sebut Temuan Pelampung Bukan Milik Jurnalis yang Hilang

“Silakan bercerita lewat DM atau komentar. Kami selalu siap mendengar. Kehadiran Anda penting. Ceritamu berarti,” tutupnya.

Polisi Temukan Surat Diduga Ditulis Korban

Dalam penanganan di TKP, polisi menemukan secarik surat yang diduga merupakan tulisan tangan korban.

Berikut isi surat yang diunggah melalui Instagram @polsekciputattimurofficial:

I have failed as a human being.
I ran away and kept fighting on it. (Don’t be like me)
But seeing all the consequences scared me. So I ran away even more.
STORY wouldn’t be long, no drama whatsoever.
common Suicide stuff, yep. DEBTS. (My friends probably know the reason)
semua hutang ada listnya di notepad hp. gak saya lock.
untuk semuanya, saya minta maaf yang sebesar-besarnya.
i rather feel 1 minute of pain than years of despair in the future.
(I don’t want to bring the “(?)”)
But if I could redo my life, I promise I would do better.
The Almighty does give everyone a help. but I can’t bear the Shame and Tears from everyone.
To my Family, please take care of my (mom).

(AKM/NID/RAD)

Trending