Viral
Pria di Tangsel Sodomi 3 Bocah, Modusnya Main Game Free Fire
Pria di Cipondoh ditangkap atas dugaan pelecehan seksual terhadap tiga anak. Polisi selidiki kasus, korban kini didampingi Unit PPA Polres Tangerang Selatan.
MPN Indonesia 16 April 2025 - Seorang pria berinisial AA (35), warga Cipondoh, Kota Tangerang, ditangkap oleh Kepolisian Sektor Ciputat Timur atas dugaan kasus kriminal berupa pelecehan seksual terhadap tiga anak laki-laki.
Penangkapan berlangsung pada Minggu (13/4) pukul 18.30 WIB di kawasan Perumahan Bukit Indah Serua, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), setelah laporan diterima dari warga sekitar.
Kronologi Penangkapan dan Profil Korban
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menyatakan bahwa pelaku diduga kuat melakukan tindak pelecehan seksual terhadap tiga bocah masing-masing berinisial R (7), H (7), dan R (9). Ketiganya merupakan warga di sekitar lokasi kejadian di wilayah Ciputat, Tangsel.
“Telah kami tangkap pria berinisial AA yang diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap tiga bocah,” ujar Kompol Bambang kepada wartawan di Ciputat Timur, pada Senin (14/4).
Ia menjelaskan bahwa tindakan pelaku dilakukan berulang kali terhadap para korban.
“Bocah yang menjadi korban, ada yang dua kali, empat kali, dan lima kali. Pelaku diduga memiliki penyimpangan seksual,” tambahnya.
Modus Kejahatan: Iming-Iming Game dan Uang
Berdasarkan penuturan Mistah, ayah dari salah satu korban, pelaku menjadikan permainan daring Free Fire sebagai alat untuk mendekati anak-anak. Selain itu, pelaku juga memberikan uang tunai kepada para korban.
“Kalau berdasarkan informasi anak saya, dia sudah dilakukan pelecehan itu sebanyak sembilan kali,” kata Mistah.
Ia juga menyebutkan bahwa pelaku sempat mengajak anak-anak untuk mengikuti kegiatan belajar hadrah, namun tidak pernah terlihat melakukan aktivitas tersebut.
Dampak Psikologis pada Anak dan Tanggapan Keluarga
Mistah mengungkapkan bahwa perilaku anaknya berubah pascakejadian.
“Anak saya jadi kasar saat meminta sesuatu, bahkan cara jalannya juga berubah,” ujarnya.
Ia mengaku mengetahui peristiwa ini dari orang tua korban lain, lalu segera mendatangi rumah kontrakan pelaku, yang ternyata telah diamankan oleh warga.
Pelaku diketahui baru tiga bulan menempati kontrakan di kawasan Ciputat.
Informasi ini memperkuat kewaspadaan masyarakat Cipondoh dan Tangerang terhadap keberadaan pendatang baru yang belum teridentifikasi jelas latar belakangnya.
Langkah Kepolisian dan Pendampingan
Ketiga korban saat ini telah mendapatkan pendampingan dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tangerang Selatan.
Proses hukum terhadap pelaku AA masih berlangsung, dengan penanganan lebih lanjut oleh pihak Polsek Ciputat Timur.
Kasus ini menjadi perhatian dalam ranah hukum dan kriminal di wilayah Tangerang, khususnya Cipondoh.
Pemerintah dan aparat penegak hukum terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pelecehan seksual terhadap anak, termasuk melalui modus penggunaan gim online dan pemberian uang.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
