Connect with us

Viral

Protes SPMB 2025, Warga Tangsel Blokir Jalan ke SMPN 4 dan SMAN 6

Warga Tangerang Selatan (Tangsel) memblokir akses jalan menuju SMPN 4 dan SMAN 6 Tangsel pada Kamis (3/7).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 07 05t103219.097
Protes SPMB 2025, Warga Tangsel Blokir Jalan ke SMPN 4 dan SMAN 6 | Gambar: Ig/@wargatangsel

Banten, MPN Indonesia 5 Juli 2025 - Warga Tangerang Selatan (Tangsel) memblokir akses jalan menuju SMPN 4 dan SMAN 6 Tangsel pada Kamis (3/7).

Hal ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

Diketahui, SMPN 4 dan SMAN 6 Tangsel berada di Jl. Pamulang Permai, Kecamatan Pamulang.

Dilihat MPN Indonesia dari unggahan Instagram @wargatangsel, penutupan jalan ini disertai dengan spanduk besar berwarna kuning.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Penutupan Jalan Sementara. Akses ini ditutup karena sistem penerimaan siswa mengabaikan hak anak-anak kami bersekolah di lingkungan sendiri,” demikian bunyi spanduk yang dipasang di gerbang jalan yang ditutup.

Protes di SMAN 3 dan SMAN 10

Selain dua sekolah tersebut, aksi protes juga terjadi di SMAN 3 Tangsel dan SMAN 10 Tangsel.

Di SMAN 10 Tangsel, terlihat spanduk besar bertuliskan “warga menuntut semua warga Tegal Rotan bisa diterima di SMAN 10”.

Sementara itu, di SMAN 3 Tangsel terlihat warga berdemo di depan gedung sekolah. Ada juga tulisan besar yang menyuarakan keresahan warga.

“Apa masih perlu SMAN 3 Tangsel di rumah kita? Jika anak-anak yang berdomisili di lingkungan sekolah tersingkir dari rumahnya,” demikian isi tulisan tersebut.

MPN Indonesia telah menghubungi ke-empat sekolah tersebut dan juga Dinas Pendidikan Tangsel untuk meminta konfirmasi, namun hingga berita ini ditulis belum ada jawaban dari pihak terkait.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Warga Lagi-lagi Blokir Akses Jalur ke SMAN 6 Tangsel

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending