Connect with us

Viral

Rebutan Spot Foto, Pendaki Baku Hantam di Puncak Lawu

Dua pendaki terlibat baku hantam di puncak Gunung Lawu diduga akibat rebutan spot foto. Para pihak menyampaikan permohonan maaf.

Logompn

Published

on

Rebutan Spot Foto, Pendaki Baku Hantam di Puncak Lawu
Rebutan Spot Foto, Pendaki Baku Hantam di Puncak Lawu. Gambar: Instagram/@ragamcerita.id

MPN Indonesia 29 April 2026 - Dua pendaki terlibat baku hantam di puncak Gunung Lawu, perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, pada Minggu (26/4), diduga akibat rebutan spot foto.

Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan, Mulyadi, membenarkan kejadian tersebut.

“Betul itu kejadian di puncak Gunung Lawu,” ujar Mulyadi kepada wartawan, Senin (27/4).

Mulyadi juga mengungkapkan penyebab kejadian tersebut.

“Kejadiannya tanggal 26 April, dari Basecamp Lawu via Ceto. Penyebabnya gara-gara rebutan spot foto. Kedua belah pihak tidak melaporkan peristiwa itu kepada kami,” ujar Mulyadi.

Kronologi dan Klarifikasi Para Pihak

Dalam video yang beredar, tampak beberapa rombongan pendaki berkerumun di area puncak.

Terlihat dua pendaki yang bertikai di tengah kerumunan pendaki.

Akhirnya sejumlah pendaki lain berusaha melerai pertikaian tersebut.

Salah satu pendaki sekaligus ketua regu rombongan bernama Sammah menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi melalui video yang diunggah di akun TikTok @lawu.via.cetho.

“Saya mau klarifikasi bahwa saya sudah saling memaafkan sama rombongan yang dipimpin oleh Arif, tidak ada masalah lagi sudah saling memaafkan,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia pada Rabu (29/3).

Permohonan maaf juga disampaikan oleh Ruli selaku ketua rombongan pendaki asal Bandung.

“Video tersebar luas yang disebabkan anggota saya bahwa masalah ini sudah beres, sudah damai sama pihak lain. Saya minta maaf kepada pengelola sama pihak basecamp atas kegaduhan yang ditimbulkan anggota saya,” ucap Ruli.

Salah satu pendaki yang terlibat, Khoir, juga menyatakan permohonan maaf dan menyatakan bahwa situasi tersebut telah berakhir damai.

“Saya dan saudara yang di video sudah saling memaafkan dan saling berpelukan. Saya memohon maaf kepada teman-teman pendaki yang merasa kurang nyaman dari sikap dii saya,” ujarnya.

Baca Juga:  Mobil BYD Diduga Halangi Ambulans di Solo, Pasien Meninggal 2 Hari Kemudian

(AKM/NID/RAD)

Trending