Connect with us

Viral

Staf Media Prabowo jadi Korban Love Scamming, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi

Staf media Prabowo, Kani Dwi Haryani, jadi korban love scamming. Pelaku ditangkap usai tipu Rp48 juta dengan modus asmara di media sosial.

Logompn

Published

on

Staf media prabowo jadi korban love scamming, pelaku berhasil dibekuk polisi
Staf Media Prabowo jadi Korban Love Scamming, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi. Gambar : Dokumentasi Humas Polda Banten

MPN Indonesia 19 Juni 2025 - Kani Dwi Haryani, staf media Presiden Prabowo Subianto, menjadi korban penipuan berbasis hubungan asmara atau love scamming.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polda Banten pada Jumat (13/6), dan pelaku berhasil ditangkap.

Kasus ini bermula dari interaksi di media sosial yang berlanjut ke komunikasi pribadi hingga menyebabkan kerugian finansial sebesar Rp48 juta.

Kronologi Penipuan Bermodus Asmara

Kasus penipuan ini bermula pada November 2024, ketika Kani menemukan komentar pada salah satu unggahan Instagram miliknya di akun @kanidwi.

Komentar itu datang dari akun bernama @febrianalydrss_ yang menggunakan foto profil seorang pria berseragam pilot. 

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia pada Kamis (19/6), dalam komentarnya, akun tersebut menulis,“salamin ke pakwowo ya mba.”

Merespons hal itu, Kani membalas dengan Nada bercanda, “Hi, Haloooooo. Okeeey disalamken hehe.”

Percakapan berlanjut melalui aplikasi WhatsApp hingga Januari 2025.

Dalam proses komunikasi tersebut, pelaku mengaku sebagai mantan pilot dan mulai meminjam uang kepada korban.

Pada 1 Maret 2025, pelaku meminjam uang sebesar Rp13 juta dengan alasan membantu sepupunya mendapatkan pekerjaan.

Keesokan harinya, Kani mentransfer dana ke rekening atas nama Indri Sintia.

Beberapa minggu kemudian, tepatnya pada 27 April 2025, pelaku kembali meminjam uang, kali ini sebesar Rp35 juta.

Alasannya adalah untuk membayar biaya pelatihan masuk maskapai Emirates.

Setelah mulai mencurigai identitas pelaku, Kani memutuskan untuk mendatangi alamat yang pernah diberikan, yang berlokasi di Rangkas Bitung, Lebak.

Dari kunjungan itu, ia mengetahui bahwa sosok bernama Febrian tidak pernah ada, dan pelaku sebenarnya adalah seorang perempuan bernama Marpuah.

Baca Juga:  Prabowo Sudah Kantongi Penyebab Banjir Besar dan Longsor di Sumatra, Akibat dari Pembalakan Liar?

Penangkapan Pelaku dan Barang Bukti

Setelah mengumpulkan bukti penipuan, Kani melaporkan kejadian tersebut ke Polda Banten.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit iPhone 13, satu unit ponsel Vivo Y22 dalam kondisi rusak, satu flashdisk, dan satu kartu perdana Indosat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Banten, Komisaris Besar Yudhis Wibisana, menyatakan bahwa pelaku dijerat dengan Pasal 35 jo Pasal 51 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Ancaman hukuman yang dikenakan maksimal 12 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp12 miliar.

(AKM/NID/RAD) 

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal9 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga29 minutes ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional39 minutes ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi2 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi2 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga2 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga3 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Fleetwood vs Arsenal 1 1 (5 3) The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti
Olahraga4 hours ago

Fleetwood vs Arsenal 1-1 (5-3): The Gunners Tersingkirkan usai Kalah Adu Penalti

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption
Berita4 hours ago

100 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2026 untuk WA, IG, Cocok untuk Caption

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh
Berita20 hours ago

Mangrove Reserve Formation Gandeng Mahasiswa dan Masyarakat di Langsa untuk Dukung Pelestarian Mangrove Aceh

Trending