Connect with us

Viral

Susi Pudjiastuti Kesal karena Lambannya Respons Polres saat Rusa Peliharaannya Mati Diserang Anjing Rabies

Susi Pudjiastuti mengungkapkan kekesalan setelah rusa peliharaannya mati akibat serangan anjing liar diduga rabies, serta menyoroti lambatnya respons aparat dan dinas terkait.

Logompn

Published

on

Susi pudjiastuti kesal karena lambannya respons polres saat rusa peliharaannya mati diserang anjing rabies
Susi Pudjiastuti Kesal karena Lambannya Respons Polres saat Rusa Peliharaannya Mati Diserang Anjing Rabies. Gambar : Tangkapan Layar X/@susipudjiastuti

MPN Indonesia 20 November 2025 - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyampaikan kekesalannya melalui media sosial X pribadinya @susipudjiastuti pada Senin (17/11) setelah rusa-rusa peliharaannya mati akibat serangan anjing liar yang diduga terinfeksi rabies.

Peristiwa tersebut terjadi di peternakan pribadinya dan dikatakan berlangsung berulang dalam beberapa hari terakhir.

Susi menjelaskan bahwa sebagian rusa sempat hanya terluka, namun beberapa hari kemudian ikut mati setelah diserang.

Ia menduga kuat anjing-anjing liar tersebut terpapar rabies dan menyerang rusa secara bergerombol.

“Persoalan anjing liar (bisa jadi ada pemilik tp tdk diperhatikan) akibatnya beberapa hari terakhir rusa-rusa saya banyak yang digigit sampai mati .. ada yg luka sedikit mati beberapa hari kemudian,” tulis Susi dalam unggahannya, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (20/11).

Lebih lanjut, Susi menyesalkan lambannya tindak lanjut dari Polres dan dinas terkait setelah ia melaporkan kejadian tersebut secara resmi.

“Kami lapor resmi ke polres dan dinas tidak ada respons follow up .. kami ajak memburu anjing2 bersama dijawab nunggu arahan atasan,” lanjutnya.

Populasi Anjing Liar dan Risiko Rabies

Kasus yang dialami Susi menyoroti persoalan populasi anjing liar dan risiko penularan rabies di sejumlah wilayah.

Rabies merupakan penyakit virus yang menyerang sistem saraf pusat dan dapat menular melalui gigitan hewan, terutama anjing.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah daerah di Indonesia mencatat peningkatan kasus gigitan anjing liar yang diduga membawa virus rabies.

Di Buleleng, Bali, seorang warga meninggal dunia karena tidak sempat mendapatkan vaksinasi anti rabies (VAR) setelah digigit anjing.

Baca Juga:  Ratusan Pelajar di Garut Diduga Keracunan Massal Menu MBG

Sementara itu di Kupang, lima warga dilaporkan digigit anjing liar dan langsung diberikan VAR.

Meski beberapa dinas telah melakukan vaksinasi massal serta operasi tangkap darurat ketika terjadi lonjakan kasus, pengendalian populasi anjing liar masih menjadi tantangan di banyak daerah.

Kondisi ini diperburuk oleh lambatnya respons pihak berwenang ketika masyarakat melaporkan kasus serupa.

Susi Tagih Respons Pihak Berwenang

Melalui cuitannya, Susi menandai sejumlah akun pejabat publik, antara lain Bareskrim Polri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mantan ajudan Prabowo Subianto Ahri Sonta, dan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, untuk menyoroti kurangnya perhatian atas kejadian yang ia alami.

Tragedi tersebut bukan hanya menimbulkan kerugian akibat kematian hewan peliharaan, tetapi juga mencerminkan kebutuhan akan tindakan nyata dari pihak berwenang guna mencegah kasus serupa terjadi kembali.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga11 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita30 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita37 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending