Connect with us

Viral

Viral! Remaja asal Tasikmalaya Nekat Jalan Kaki 69 Km ke Pangandaran Demi Lihat Laut

Wandi (17) berjalan kaki 69 kilometer dari Tasikmalaya ke Pangandaran demi melihat laut. Polisi menemukannya kelelahan dan memberi pendampingan.

Logompn

Published

on

Viral! remaja asal tasikmalaya nekat jalan kaki 69 km ke pangandaran demi lihat laut
Viral! Remaja asal Tasikmalaya Nekat Jalan Kaki 69 Km ke Pangandaran Demi Lihat Laut. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@polrespangandaran

Jawa Barat, MPN Indonesia 8 Januari 2026 - Wandi (17), remaja asal Dusun Pesanggrahan, Desa Neglasari, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat nekat berjalan kaki sejauh kurang lebih 69 kilometer menuju Pangandaran.

Perjalanan panjang itu dilakukan hanya karena keinginannya melihat laut untuk pertama kali.

Ia memulai perjalanan pada Kamis siang (1/1) dengan mengenakan sandal jepit dan membawa uang Rp10.000.

Di tengah perjalanan, Wandi ditemukan dalam kondisi kelelahan di Masjid Agung Al Hikmah Parigi oleh Kanit Reskrim Polsek Cijulang, Bripka Zera Janwara.

“(Wandi) berjalan kaki sejauh kurang lebih 69 kilometer demi keinginannya melihat laut,” tulis Polsek Cijulang melalui akun Instagram resminya @polrespangandaran, dikutip MPN Indonesia, Kamis (8/1).

Ditemukan Polisi dan Diberi Pendampingan

Setelah ditemukan, polisi memberikan tempat beristirahat dan pendampingan kepada Wandi.

Ia kemudian diantarkan ke Pantai Batu Karas menggunakan mobil dinas Polsek Cijulang.

Polisi juga membelikan sandal baru karena sandal jepit yang dipakai Wandi sudah rusak.

“Dengan penuh kepedulian, anggota Polsek Cijulang memberikan tempat beristirahat, pendampingan,” lanjut keterangan pihak Polsek.

Sejak itu, Wandi tidak lagi melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Polisi menemaninya sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

Tiba di Pantai Batu Karas

Setibanya di Pantai Batu Karas, Wandi tampak bahagia dan langsung bermain air laut.

Momen tersebut diabadikan dalam percakapan singkat antara Wandi dan anggota polisi yang mengantarnya.

“Wandi, aya lautna (ada lautnya)?” tanya salah satu polisi.

“Aya,” jawab Wandi sambil tersenyum.

“Rek ngojay di dieu (mau berenang di sini),” tambahnya.

Polsek Cijulang menyebut pendampingan dilakukan hingga keluarga Wandi tiba untuk menjemputnya.

Baca Juga:  Imbas Atap Ambruk, Siswa SMA Cileungsi Belajar di Tenda

“Mengajak anak tersebut menikmati suasana Pantai Batu Karas sambil menunggu keluarga datang menjemput,” tutup Polsek Cijulang.

Selama proses pendampingan, situasi dilaporkan berlangsung aman dan kondusif, serta Wandi dipastikan mendapatkan perlakuan yang layak hingga kembali bersama keluarganya.

(AKM/NID/RAD)

Trending