Connect with us

Viral

Viral! Sopir Taksi Online di Pamulang Dibegal Penumpang, Mobil Dibawa Kabur Pelaku

Sopir taksi online dibegal penumpang di Pamulang, Tangerang Selatan. Korban dicekik dan ditusuk, sementara pelaku berhasil ditangkap polisi.

Actress 1299250

Published

on

Viral! Sopir Taksi Online di Pamulang Dibegal Penumpang, Mobil Raib Dicuri
Viral! Sopir Taksi Online di Pamulang Dibegal Penumpang, Mobil Raib Dicuri. Gambar: Dok. Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 9 Oktober 2026 - Seorang penumpang membegal sopir taksi online bernama Ahmad Andalusi di Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, pada Senin (5/10) sekitar pukul 01.30 WIB.

Korban dicekik dan ditusuk menggunakan senjata tajam sebelum mobilnya dibawa kabur pelaku.

Polisi kemudian menangkap pelaku melalui Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dan menemukan kendaraan korban dalam kondisi sejumlah ban telah dilepas.

Pawas Panit Reskrim Polsek Pamulang, Ipda Aries Munandar, membenarkan penangkapan pelaku dalam kasus kriminal tersebut.

“Alhamdulillah, pelaku berhasil diamankan oleh Tim Jatanras Polda Metro Jaya,” ujar Aries, Kamis (8/10), dikutip MPN Indonesia dari Kompas.com, Jumat (9/10).

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang

Peristiwa pembegalan bermula ketika Ahmad menerima pesanan perjalanan melalui aplikasi dari wilayah Ciledug, Tangerang, menuju Pamulang.

Pesanan tersebut menggunakan akun atas nama seorang perempuan. Namun, seorang pria justru datang sebagai penumpang ketika Ahmad tiba di lokasi penjemputan.

“Ada yang mesan nih lewat aplikasi, seorang wanita. (Pas dijemput ternyata penumpang pria). Nah, diinilah sama driver Grab-nya, ‘Lho kok yang pesan wanita, Pak?’ (Pelaku) ‘Iya, itu teman saya. Tolonglah dibantu, saya buru-buru,’” jelas Aries.

Ahmad akhirnya menerima penumpang tersebut dan melanjutkan perjalanan menuju Pamulang. Pembayaran perjalanan rencananya dilakukan secara tunai.

Di tengah perjalanan, Ahmad mulai mencurigai penumpangnya karena meminta perubahan arah yang tidak sesuai dengan petunjuk peta digital.

“Nah, di perjalanan nih driver sempat curiga karena ini Maps-nya ke kanan tapi penumpangnya kok nyuruh ke kiri,” ujar Aries.

Baca Juga:  Atasi Banjir, Pemkot Tangsel Bangun Penampungan Air 300 Meter di Paku Jaya Permai

Perbedaan arah perjalanan tersebut membuat Ahmad dan penumpangnya terlibat perdebatan.

Pelaku kemudian meminta korban menghentikan kendaraan dengan alasan hendak mengambil uang untuk membayar ongkos.

Pelaku sempat meninggalkan tas bawaannya di dalam mobil sebagai jaminan sebelum turun untuk mengambil uang.

Pelaku Cekik dan Tusuk Kepala Korban Sebelum Membawa Kabur Mobil

Setelah beberapa menit, pelaku kembali masuk ke dalam kendaraan dan langsung menyerang Ahmad.

Pelaku mencekik leher korban serta menusuk bagian kepala dan tangannya menggunakan senjata tajam.

Serangan tersebut membuat Ahmad mengalami luka serius dan mengeluarkan banyak darah. Ketika korban mulai melemah, pelaku menendangnya hingga terjatuh keluar dari kendaraan.

“Nah, setelah korban lemas, ditendang, jatuh ke bawah, mobilnya diambil,” ujar Aries.

Pelaku kemudian membawa kabur mobil Toyota Calya berwarna hitam keluaran tahun 2025 milik korban.

Dalam kondisi terluka, Ahmad masih sempat berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut terdengar oleh warga sekitar yang kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi.

“Itu darahnya sekujur tubuh itu. Warga aja enggak ada yang berani nolongin tuh. Itu kami cepat sekali (perginya),” ujar Aries.

Korban Begal Selamat Setelah Mendapat Perawatan Rumah Sakit

Polisi kemudian membawa Ahmad ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat itu, kondisi korban tidak merespons ketika dipanggil.

Aries mengatakan dirinya masih melihat tanda-tanda pernapasan pada korban. Ia kemudian meminta tenaga medis segera memberikan pertolongan.

“Saya lihat masih napas. Saya panggil dokter, ‘Dok, segera tanganin. Saya yang tanggung jawab. Selamatkan orang ini. Ini korban begal.’ Alhamdulillah dia selamat,” ujar Aries.

Pelaku Ditangkap, Mobil Ditemukan Tidak Utuh

Setelah melakukan penyelidikan, Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya menangkap pelaku pembegalan tersebut.

Baca Juga:  5.100 Unit Ponsel Ilegal Senilai Rp17,62 Miliar di Jakarta Barat Disita Kemendag

Kanit Polres Pamulang, AKP Wawan Doddy Irawan, juga membenarkan penangkapan pelaku ketika dihubungi pada Kamis (8/10).

“Dari Jatanras sudah ditangkap ya pelaku begal,” ujar Wawan, dalam keterangan terpisah.

Selain menangkap pelaku, polisi menemukan mobil Toyota Calya milik Ahmad yang sebelumnya dicuri.

Namun, kendaraan tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh karena sejumlah bannya telah dilepas.

“Mobilnya dapat. Kondisinya bannya udah pada copot. Waduh, mau dipretelin tuh mobil,” ujar Aries.

(AKM/NID/RAD) 

Trending