Connect with us

Viral

Viral! Tim Penyelamat Temukan Pasutri Korban KM Virgo Ditemukan Berpelukan di Dalam Kapal

Tim penyelam menemukan tiga korban KM Virgo di dalam bangkai kapal. Dua di antaranya merupakan pasutri yang ditemukan dalam kondisi berpelukan.

Logompn

Published

on

Viral! Tim Penyelamat Temukan Pasutri Korban KM Virgo Ditemukan Berpelukan di Dalam Kapal
Viral! Tim Penyelamat Temukan Pasutri Korban KM Virgo Ditemukan Berpelukan di Dalam Kapal. Gambar: X/@SAR_NASIONAL

MPN Indonesia 23 September 2026 - Tim penyelam menemukan tiga korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 di dalam bangkai kapal yang tenggelam di Laut Jawa pada Sabtu (19/9).

Tiga korban tersebut adalah Surya (59), Muhammad Abdianoor (30), dan Yuli (29).

Dua korban terakhir merupakan pasutri yang ditemukan dalam kondisi berpelukan di salah satu ruangan kapal setelah tim SAR memecahkan kaca untuk membuka akses masuk.

Penemuan tersebut menjadi bagian dari operasi pencarian hari keenam pasca kecelakaan kapal.

“Jadi praktis tadi saya sampaikan kita berhasil mengevakuasi tiga korban,” ujar salah satu pejabat dalam laporan operasi SAR.

Penemuan ketiga korban memberikan kepastian bagi keluarga yang sebelumnya masih menunggu kabar mengenai keberadaan mereka.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi menuju Dermaga Trisakti, Banjarmasin, sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Tim Penyelam Temukan Tiga Korban KM Virgo di dalam Kapal

Evakuasi tiga korban dilakukan oleh tim penyelam TNI Angkatan Laut yang bertugas dari KRI GNR. Bangkai KM Virgo berada di kedalaman sekitar 24 meter.

Tim penyelam menemukan tiga jenazah setelah melihat bayangan di balik salah satu kaca bangkai kapal.

Untuk mencapai lokasi korban, tim SAR memecahkan kaca tersebut sebelum masuk ke dalam ruangan kapal.

Ketiganya diketahui masih memiliki hubungan keluarga. Surya merupakan paman Muhammad Abdianoor dan Yuli.

Muhammad Abdianoor dan Yuli ditemukan dalam posisi saling berpelukan di dalam ruangan kapal. Sementara itu, Surya berada tidak jauh dari pasangan tersebut.

Baca Juga:  Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Pilot Tewas

Menurut laporan operasi SAR, kondisi bawah laut pada hari keenam lebih mendukung dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Sebelumnya, penyelam mengalami kendala memasuki badan kapal akibat kondisi di dasar laut.

Pasutri Korban Kecelakaan Kapal Dimakamkan Satu Liang Lahat

Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai, jenazah diserahkan kepada keluarga.

Muhammad Abdianoor dan Yuli kemudian dimakamkan dalam satu liang lahat di Pemakaman Handil Palung, Banjarmasin.

Kerabat korban, Husnul Khatimah (38), mengaku kabar penemuan tersebut menghadirkan perasaan lega sekaligus duka.

“Saya itu paling dekat sama Abdi ini, dia keponakan saya. Sering banget curhat, deep talk gitu ke saya. Orangnya humoris banget,” ujar Husnul, dikutip MPN Indonesia dari Banjamasin Post, Rabu (23/9).

Husnul juga mengingat komunikasi terakhir dengan Muhammad Abdianoor sebelum kapal berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin.

“Terakhir kontakan sama Abdi ya pas dia berlayar naik kapal ini. Kan kapal ini bisa beli voucher jaringan gitu. Sore itu masih kontak-kontakan dan memang nggak ada firasat apa pun soal insiden ini,” ujarnya.

Keluarga Masih Menunggu Lima Anggota yang Belum Ditemukan

Meski tiga anggota keluarga telah ditemukan, pencarian belum berakhir. Husnul mengatakan masih ada lima anggota keluarganya yang belum ditemukan.

Mereka adalah Mahsan, Ernawati, Nur Aisyah, Rusdiana dan Nurdiana.

“Kami keluarga nggak bakal pulang sebelum semuanya ketemu,” tegas Husnul.

Keluarga memilih tetap berada di Banjarmasin sambil menunggu perkembangan operasi pencarian.

Mereka menilai proses pencarian belum selesai selama seluruh anggota keluarga yang hilang belum ditemukan.

Tim Salvage Mulai Survei Bangkai Kapal

Selain melakukan pencarian korban, tim salvage mulai melakukan survei bawah laut menggunakan perangkat ROV (Remotely Operated Vehicle).

Peralatan tersebut digunakan untuk mengamati posisi dan kondisi bangkai kapal sebagai dasar penyusunan langkah teknis pengangkatan kapal.

Baca Juga:  Speedboat Terbalik hingga Tenggelam Usai Tabrak Batang Pohon di Perairan Maluku, 8 Orang Tewas

“Sekitar pukul 12.30 tadi siang tim salvage juga sudah berada di lokasi dan mulai melakukan survei bawah dengan menggunakan perlengkapan ROV untuk mengetahui dan mengobservasi posisi dan kedudukan body kapal itu sendiri,” ujar pejabat tersebut.

“Untuk selanjutnya nanti akan diambil langkah-langkah yang diperlukan untuk bagaimana teknis mengangkat kapal tersebut ke permukaan,” lanjutnya.

(AKM/NID/RAD) 

Trending