Connect with us

Viral

Viral! Wanita di Luwu Disiram Air Cabai usai Dituduh jadi Pelakor

Seorang wanita menjadi korban dugaan pengeroyokan di sebuah kafe di Kelurahan Senga, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Minggu (15/2).

Logompn

Published

on

Viral! Wanita di Luwu Disiram Air Cabai usai Dituduh jadi Pelakor
Viral! Wanita di Luwu Disiram Air Cabai usai Dituduh jadi Pelakor | Gambar: Ilustrasi Canva

Sulawesi Selatan, MPN Indonesia 21 Februari 2026 - Seorang wanita berinisial FF menjadi korban dugaan pengeroyokan di sebuah kafe di Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Minggu (15/2) sekitar pukul 22.00 Wita.

Peristiwa tersebut terjadi setelah FF dituduh sebagai pelakor atau perebut lelaki orang.

Akibat insiden itu, korban mengalami penganiayaan berupa pemukulan, penyiraman cairan cabai, dan rambut yang digunting secara paksa.

Ada Dugaan Perselingkuhan

Kejadian bermula saat seorang wanita berinisial ND mencurigai adanya hubungan antara suaminya dengan FF setelah menemukan isi percakapan WhatsApp yang diduga menunjukkan adanya perselingkuhan.

ND kemudian mendatangi FF di lokasi kejadian dan terlibat cekcok sebelum berujung pada aksi kekerasan.

“Beberapa orang lainnya diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban berupa memukul, menyiram cairan bercampur cabai, serta menggunting rambut korban secara paksa,” ujar Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani, dikutip MPN Indonesia dari detikSulsel, Sabtu (21/2).

Video Penganiayaan Viral di Media Sosial

Video viral yang merekam peristiwa tersebut memperlihatkan FF duduk bersama seorang pria di dalam kafe sambil memainkan ponsel.

Setelah itu, FF keluar dari kafe dan diikuti oleh perekam video. Saat berada di area parkiran, FF dijambak oleh seorang wanita yang mengenakan jilbab dan pakaian hitam.

Rambut FF tampak digunting secara paksa menggunakan gunting, dan wajahnya disiram cairan cabai dari botol plastik.

FF terlihat jongkok tak berdaya, menutupi wajahnya sambil tetap menjadi sasaran kekerasan berupa tendangan dan jambakan rambut.

Korban Alami Trauma

Menurut Ibnu, aksi tersebut mengakibatkan korban mengalami luka ringan, rasa sakit pada beberapa bagian tubuh, trauma psikologis, serta merasa dipermalukan.

Baca Juga:  Anak Penjual Es Teh yang Dihina Gus Miftah Dapat Beasiswa dari Ustaz Asal Yogyakarta

“Akibat perbuatan tersebut, korban mengalami rasa sakit pada bagian tubuh, luka ringan, serta trauma psikis dan merasa dipermalukan,” ungkapnya.

FF telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Namun, FF masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut karena trauma yang dialaminya.

“Tapi masih belum mau datang, mungkin dia trauma. Karena sementara didalami dan nunggu keterangan dia, kemudian minta keterangan saksi-saksi nantinya,” jelas Ibnu.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending