Berita
Wakil Ketua DPRD Malang Buka Suara soal Demo Tolak UU TNI yang Berakhir Ricuh
Wakil Ketua DPRD Malang, Rimzah menyesalkan kericuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi tolak UU TNI, Minggu (23/3).
MPN Indonesia 24 Maret 2025 - Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah menyesalkan kericuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi tolak revisi Undang-Undang TNI (UU TNI) di depan Gedung DPRD Kota Malang pada Minggu (23/3).
Kericuhan dalam aksi protes tersebut menyebabkan sejumlah kerusakan pada bagian kiri gedung DPRD.
Meski demikian, Rimzah menegaskan bahwa DPRD tetap terbuka terhadap aspirasi masyarakat dan siap berdialog kapan pun.
“Tapi sore hari ini tadi kami belum sempat menemui massa aksi sudah chaos dan memang sedikit kami sayangkan,” ujar Rimza, dikutip MPN Indonesia dari TikTok @blokasosmed, Senin (24/3).
Siap Tampung Aspirasi Massa
Dalam pernyataannya, Rimzah menjelaskan bahwa seluruh fraksi di DPRD Kota Malang telah siap untuk melakukan audiensi dengan para peserta demonstrasi dan aksi massa.
Menurutnya, sebanyak 45 anggota dewan telah mendapat arahan bahwa ketujuh fraksi yang ada di DPRD Kota Malang bersedia menerima aspirasi masyarakat.
“Prinsipnya kami itu 45 anggota dewan sudah mendapat arahan bahwasanya 7 fraksi yang ada di Kota Malang itu siap menerima audiensi, siap menerima aspirasi, dan kita semua siap membangun narasi,” ungkap Rimzah.
Rimzah Mengaku sedang Buka Puasa saat Ricuh
Rimzah mengungkapkan bahwa saat insiden berlangsung, dirinya sedang berbuka puasa dan mendapat informasi dari pihak kepolisian mengenai situasi yang mulai tidak kondusif.
Ia kemudian langsung turun ke lokasi untuk memantau langsung.
“Temen-temen DPRD Kota Malang mengapresiasi teman-teman TNI Polri yang sigap untuk menangani jika memang ada massa yang mulai anarkis,” ujar Rimzah.
Kerusakan di Gedung DPRD
Kericuhan dalam aksi protes menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian gedung DPRD Kota Malang.
Rimzah menyebut bahwa bagian yang paling terdampak berada di sisi kiri gedung, terutama area bekas pos yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Kami sudah cek bersama Pak Sekwan dan dinas terkait. Ada beberapa bagian yang rusak lumayan parah di sisi kiri, tapi alhamdulillah tidak ada korban, baik dari aparat maupun dari massa,” kata Rimzah.
Imbauan untuk Aksi Selanjutnya
Menanggapi kemungkinan demonstrasi dan aksi massa yang berlanjut, Rimzah menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan kericuhan.
Ia menegaskan bahwa DPRD tetap berkomitmen membuka ruang dialog dalam berbagai kondisi.
“Kami siap menerima, di dalam, di luar, di bawah hujan, di bawah terik matahari sekalipun. Jangan ragu. Kami ingin membangun narasi bersama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga situasi Kota Malang tetap kondusif dan menghindari hal-hal yang dapat merugikan masyarakat secara luas.
“Kita ini ingin menjaga Malang tetap kondusif. Jangan sampai mau diprovokasi oleh hal-hal yang buruk atau merugikan kita semua,” tambah Rimzah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
