Connect with us

Berita

Wisatawan Tewas usai Loncat dari Bangkai Kapal Viking di Pantai Pangandaran

Wisatawan bernama Hasim Zafari (20) meninggal dunia setelah melompat dari bangkai Kapal Viking di Pantai Pasir Putih Pangandaran, Kamis (25/12).

Logompn

Published

on

Wisatawan tewas usai loncat dari bangkai kapal viking di pantai pangandaran
Wisatawan Tewas usai Loncat dari Bangkai Kapal Viking di Pantai Pangandaran. Gambar : Kolase Tangkapan Layar Instagram/@dailypangandaran

Jawa Barat, MPN Indonesia 26 Desember 2025 - Seorang wisatawan bernama Hasim Zafari (20), asal Tasikmalaya, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan laut di kawasan Pantai Pasir Putih, Cagar Alam Pangandaran, Kamis (25/12) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban meninggal setelah melompat dari bangkai Kapal Viking ke laut tanpa menggunakan pelampung.

Kecelakaan di area publik tersebut terjadi saat korban bersama kekasihnya menaiki perahu wisata dari Pantai Barat menuju lokasi bangkai Kapal Viking.

Setibanya di lokasi, korban naik ke kapal yang merupakan kapal ilegal yang pernah dihancurkan oleh mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Tanpa alat keselamatan, korban kemudian melompat dari kapal ke laut.

Kronologi Kejadian di Lokasi Wisata

Kepala Koordinator Pos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, menjelaskan bahwa korban sempat terlihat dalam kondisi sadar sesaat setelah melompat, namun kemudian terseret arus laut hingga tenggelam.

“Lalu wisatawan ini loncat dari Kapal Viking,” ujar Edwin saat memberikan keterangan kepada wartawan di Pantai Barat Pangandaran, Kamis (25/12).

Tim snorkeling yang berada di lokasi langsung melakukan pencarian.

Korban ditemukan tidak lama kemudian dalam kondisi meninggal dunia di sekitar area bekas baling-baling kapal.

Selanjutnya, korban dievakuasi oleh Satpolairud Polres Pangandaran bersama Tim SAR Gabungan ke RS Pandega Kabupaten Pangandaran.

Langkah Mitigasi dan Imbauan Keselamatan

Menanggapi insiden tersebut, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pangandaran mendatangi langsung lokasi kejadian dan memberikan imbauan kepada para pemilik perahu wisata.

Kapolres Pangandaran, AKBP Andri Kurniawan menegaskan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga:  Update Korban Keracunan MBG di Garut, Bertambah jadi 569 Orang

“Kita mengingatkan, jangan sampai ada lagi penumpang ataupun wisatawan menaiki kapal Viking yang ada,” tegas AKBP Andri kepada wartawan di Pantai Barat Pangandaran, Kamis (25/12).

Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian bersama Forkopimda akan memasang banner peringatan di sekitar bangkai kapal.

Kapal Viking ditegaskan hanya sebagai objek wisata yang dapat dilihat, bukan untuk dinaiki.

Edwin Purnama juga mengingatkan pentingnya penggunaan alat keselamatan bagi wisatawan.

“Jika menaiki perahu, tolong selalu gunakan pelampung dan selalu melihat rambu-rambu yang ada di bibir pantai,” jelasnya.

Pemeriksaan Lokasi dan Tindakan Lanjutan

Usai evakuasi korban di Pantai Pangandaran, AKBP Andri bersama Bupati Pangandaran Citra Fitriyani langsung melayat ke rumah sakit serta meninjau lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yudiana, menyampaikan bahwa korban diduga tidak memahami kondisi perairan di sekitar Kapal Viking.

“Saat korban berenang di sekitar Kapal Viking dan diduga tidak menyadari kedalaman perairan di sisi kapal hingga tidak muncul kembali ke permukaan,” pungkasnya.

Pihak kepolisian mengimbau wisatawan untuk tidak berenang di sekitar bangkai Kapal Viking demi keselamatan.

Polres Pangandaran juga menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keamanan kawasan wisata dan berkoordinasi dengan kelompok sadar wisata guna memastikan kenyamanan serta keselamatan pengunjung.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending