Selebriti
Anak Titiek Puspa Tolak Mentah-mentah Bantuan Ahmad Dhani Tagih Royalti ke Ariel NOAH
Petty Tunjungsari, anak dari Titiek Puspa menolak tawaran Ahmad Dhani untuk mengurus royalti lagu Titiek Puspa.
MPN Indonesia 26 April 2025 - Petty Tunjungsari, anak dari mendiang Titiek Puspa, secara tegas menolak tawaran Ahmad Dhani yang ingin membantu mengurus dan menagih royalti lagu-lagu sang ibu, termasuk kepada Ariel NOAH.
Penolakan ini disampaikan pada Rabu (23/4) di Jakarta, tidak lama setelah wafatnya Titiek Puspa pada pertengahan April.
Ahmad Dhani, musisi dan produser, menawarkan diri untuk membantu menagih royalti atas lagu-lagu ciptaan Titiek Puspa, termasuk lagu Kupu-Kupu Malam, yang telah dinyanyikan ulang oleh sejumlah musisi, salah satunya band NOAH.
Tawaran ini Ahmad Dhani sampaikan saat melayat ke rumah duka, dengan menyebut bahwa hak royalti dari Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) belum sepenuhnya dibayarkan kepada almarhumah.
“Titiek Puspa salah satu pencipta lagu yang belum full diberikan haknya oleh LMK. Malah banyak banget lagu Titiek Puspa yang dinyanyikan , termasuk sama NOAH,” ujar Ahmad Dhani kepada wartawan pada Kamis (10/4).
Ahmad Dhani juga menyatakan kesiapan untuk langsung menghubungi Ariel NOAH bila diberi kuasa atas lisensi lagu-lagu tersebut.
“Kalau saya diberi kuasa untuk lagu-lagunya eyang Titiek, kita langsung telepon Ariel, ‘Riel, jangan lupa, lagunya eyang Titiek kita yang pegang’,” lanjutnya.
Petty Tunjungsari Sebut Musica Studios Sudah Tangani Royalti
Pihak keluarga tidak menerima tawaran tersebut. Petty Tunjungsari menegaskan bahwa keluarga telah lama mempercayakan pengelolaan royalti lagu-lagu Titiek Puspa kepada Musica Studios dan WAMI (Wahana Musik Indonesia), lembaga yang dikenal mengelola hak cipta secara profesional.
“Kami tentu akan mengurusi. Karena selama ini, ibu kami meminta untuk memahami royalti. Dan ke depan pasti dibantu sama Musica, kita sudah seperti family best friend dan ibu satu itu memang sudah percayakan semua ke Musica ke WAMI,” ujar Petty Tunjungsari kepada wartawan pada Rabu (23/4).
Petty Tunjungsari juga menyebut bahwa saat ini bukan waktu yang tepat membahas soal royalti, mengingat keluarga masih dalam suasana berkabung.
“Saya baru saja kehilangan ibu saya. Ini adalah waktu yang sulit bagi keluarga kami,” lanjutnya.
Respon Publik dan Isu Royalti
Tanggapan Ahmad Dhani terkait persoalan royalti menuai beragam reaksi publik. Selain mendapat dukungan, sejumlah pihak juga mempertanyakan motif di balik tawaran tersebut. Diskusi mengenai hal ini mencuat di media sosial, salah satunya dalam utas akun X @IndoPopBase pada Kamis (24/4).
Tak hanya itu, banyak netizen yang memberikan komentar kepada Ahmad Dhani yang menyebutkan bahwa ia tidak bisa menunjukkan empati dasar terhadap keluarga Titiek Puspa atas kehilangan seorang ibu.
“If you can’t show basic empathy, don’t use someone’s loss to push your own agenda. This isn’t your opportunity to shine, dude (Jika kamu tidak bisa menunjukkan empati dasar, jangan gunakan kehilangan seseorang untuk mendorong agendamu sendiri. Ini bukan kesempatanmu untuk bersinar, kawan,” tulis netizen @Agn*********, dikutip MPN Indonesia dari kolom unggahan X, @IndoPopBase pada Jumat (25/4).
Netizen @ker******** juga menulis komentar “Bukan keluarga, bukan kuasa hukum, bukan pemegang hak juga, malah gercep nyodorin tawaran buat ngurusin royalti ke mbak Petty, ini soal duka, recovery perasaan setelah berduka. Empati gratis loh tak, botak.”
Isu royalti sendiri menjadi sorotan dalam industri musik Indonesia, terutama terkait mekanisme pembayaran oleh LMK kepada pencipta lagu.
Ahmad Dhani sebelumnya pernah mengusulkan sistem lisensi langsung (direct licensing), namun pendekatan tersebut mendapat penolakan dari penyanyi lain seperti Judika karena dianggap menyulitkan proses pembayaran.
Kepercayaan Lama terhadap Musica Studios
Menurut Petty Tunjungsari, kepercayaan kepada Musica Studios sudah terjalin sejak lama. Label ini telah menangani karya-karya Titiek Puspa selama bertahun-tahun dan dianggap memahami nilai-nilai yang dijunjung oleh sang musisi.
“Kami sudah bekerja sama dengan Musica Studios sejak lama, dan mereka memahami nilai-nilai yang kami pegang,” kata Petty Tunjungsari.
Petty Tunjungsari juga menekankan bahwa pengelolaan royalti bukan hanya soal uang, tapi juga bentuk penghormatan terhadap karya-karya ibunya.
(ELG/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
