Connect with us

Selebriti

Mohan Hazian Buka Suara atas Tudingan Pelecehan Seksual yang Beredar di Media Sosial

Kreator konten Mohan Hazian menyampaikan klarifikasi terkait tudingan pelecehan seksual yang mencuat di X.

Logompn

Published

on

Mohan Hazian Buka Suara atas Dugaan Pelecehan Seksual yang Beredar di Media Sosial
Mohan Hazian Buka Suara atas Dugaan Pelecehan Seksual yang Beredar di Media Sosial. Gambar: Kolase Instagram/@mohanhazian

MPN Indonesia 10 Februari 2026 - Kreator konten Mohan Hazian pada Selasa (10/2) menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun Instagram pribadinya menyusul tudingan pelecehan seksual dan pemerkosaan yang ramai dibicarakan di media sosial.

Dalam pernyataan tertulis tersebut, Mohan menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul akibat kasus ini, namun ia secara tegas membantah tuduhan pemerkosaan yang ditujukan kepadanya.

“Namun, yang harus saya garis bawahi, saya tidak seperti yang dituduhkan. Saya bukan seorang pemerkosa dan saya tidak pernah memperkosa siapa pun,” tulis Mohan Hazian melalui akun Instagram @mohanhazian, dikutip MPN Indonesia pada Selasa, (10/2).

Ia mengakui adanya kesalahan di masa lalu, namun menekankan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya mencerminkan kenyataan yang utuh.

Mohan berharap publik dapat bersikap adil dan tidak langsung menghakimi berdasarkan unggahan di media sosial.

“Saya berharap ruang publik dapat melihat persoalan ini secara jernih, adil, dan tidak hanya berdasarkan pada informasi yang belum terverifikasi sepenuhnya,” lanjutnya.

Kronologi Dugaan Pelecehan seksual

Kasus kriminal ini mencuat setelah akun X bernama @aarummanis mengunggah utas berisi kronologi dugaan pelecehan seksual yang dialaminya pada Mei 2025.

Saat itu, korban bekerja sebagai talent dalam kegiatan photoshoot dan videoshoot untuk brand clothing yang diduga milik Mohan Hazian. ‘

Sesi pemotretan berlangsung tanpa insiden, dan korban berniat pulang setelah pekerjaannya selesai.

Mohan kemudian mengajak korban makan bersama di hadapan talent scouter. Korban menerima ajakan tersebut karena mengira akan makan bersama talent scouter.

Namun, saat talent scouter meninggalkan ruangan untuk menaruh barang, Mohan mengajak korban masuk kembali ke ruangan pemotretan, yang memicu kecurigaan korban.

Baca Juga:  Viral! Wanita di Tegal Ditusuk di Mata dan Perut oleh Mantan Pacar

“Saya pun menunggu di dalam, kemudian Owner M mengatakan bahwa makanannya di-order online saja. Saya pun semakin bingung dan curiga,” tulis @aarummanis dalam utasnya, dikutip MPN Indonesia pada Selasa, (10/2).

Tak lama setelah itu, Mohan diduga mulai melakukan tindakan kekerasan seksual terhadap korban.

“Owner M memaksa untuk memegang saya, mencium saya, bahkan naik ke atas saya. Saya kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M,” lanjutnya.

Korban mengaku merasa berada dalam situasi yang membahayakan dan berusaha bersikap baik agar bisa segera pergi.

Namun, tindakan pelecehan diduga terus berlangsung meski korban sudah menolak, menangis, hingga menyebut-nyebut nama ibunya karena ketakutan.

“Tetapi Owner M tetap tidak peduli saya yang menolak berkali-kali. Dia menahan tangan saya, kemudian dia menunjukkan kelaminnya,” tulis @aarummanis.

Dalam utas tersebut, korban juga menyebut bahwa Mohan melakukan masturbasi dan menjilat bagian tubuhnya.

“Beliau bahkan menjilat telinga saya, leher saya. Saya masih jijik dan masih trauma sampai sekarang. Saya hanya berharap semua berakhir dengan cepat dan saya bisa pulang,” ujarnya.

Korban akhirnya berhasil keluar dari lokasi dengan kondisi trauma.

“Setelah kejadian tersebut, saya mengetahui M sudah punya istri dan anak. Saya masih trauma setiap kali saya melihat wajah beliau di media. Rasanya saya mau muntah dan terus mengingat kejadian tersebut,” ujar korban.

Kemunculan Dugaan Korban Lain

Selain @aarummanis, disebutkan ada beberapa individu lainnya yang mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual oleh Mohan Hazian.

Hal ini ditunjukan dari tangkapan layar yang dibagikan akun @aarummanis berupa pesan cerita korban lain yang serupa dan memiliki pola yang mirip.

Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait laporan hukum dan kriminal atas kasus kriminal tersebut.

Baca Juga:  Miris! 23 Orang di Ponorogo Ditangkap karena Pakai Sumbangan Anak Yatim Piatu untuk Judi dan Staycation

(ELG/NID/RAD)

Trending