Internasional
AS Terapkan Bea Masuk untuk Pengiriman Paket Bernilai Kecil
Mulai Jumat pukul 00:01 waktu AS, semua barang impor dikenakan bea masuk tanpa pengecualian. Aturan ini menghapus kebijakan de minimis yang berlaku sejak 1938.
MPN Indonesia 30 Agustus 2025 - Mulai Jumat pukul 00:01 waktu setempat (07:01 WIB), Amerika Serikat memberlakukan tarif bea masuk untuk seluruh barang yang dikirim ke negara tersebut.
Kebijakan ini mencakup semua jenis pengiriman, termasuk paket bernilai kecil yang sebelumnya dibebaskan dari pungutan.
Aturan baru ini mengakhiri kebijakan de minimis yang telah berlaku sejak 1938. Sebelumnya, barang dengan nilai hingga 800 dolar AS (sekitar Rp13,2 juta) bebas bea masuk.
Dikutip MPN Indonesia dari Reuters, menurut Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, jumlah paket kategori de minimis meningkat signifikan, dari 140 juta pada 2014 menjadi 1,36 miliar pada 2024.
Kebijakan Meluas ke Semua Negara
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menghentikan pengecualian untuk barang asal Cina sejak Februari.
Kini, aturan tersebut diperluas mencakup semua negara sebagai bagian dari kebijakan kepabeanan baru.
Skema Tarif Selama Masa Transisi
Selama enam bulan masa transisi, layanan pengiriman pos diberi pilihan membayar bea flat antara 80 hingga 200 dolar AS per paket, tergantung negara asal.
Skema ini disebut pemerintah AS sebagai tarif “timbal balik”.
Berdasarkan panduan Bea Cukai AS, rincian tarif flat adalah sebagai berikut :
- Negara dengan tarif di bawah 16% (misalnya Inggris dan Uni Eropa) dikenakan 80 dolar AS (sekitar Rp1,3 juta) per paket.
- Negara dengan tarif 16% hingga 25% (misalnya Indonesia dan Vietnam) dikenakan 160 dolar AS (sekitar Rp2,6 juta) per paket.
- Negara dengan tarif di atas 25% (misalnya Cina, Brasil, dan India) dikenakan 200 dolar AS (sekitar Rp3,3 juta) per paket.
Setelah 28 Februari 2026, semua layanan pos asing wajib memungut bea masuk penuh sesuai nilai isi paket.
Dampak terhadap Layanan Pos Internasional
Aturan baru ini membuat sejumlah perusahaan pos asing menghentikan pengiriman ke AS karena dinilai tidak memiliki cukup waktu untuk menyesuaikan sistem pungutan dan administrasi.
Layanan pos dari beberapa negara yang menghentikan pengiriman ke AS antara lain Meksiko, Jerman, Prancis, Spanyol, Italia, Australia, Jepang, Taiwan, India, dan Swiss.
Alasan Diterapkannya Kebijakan Ini
Pemerintah AS menilai lonjakan pengiriman barang bernilai kecil menimbulkan sejumlah masalah, seperti merugikan ritel domestik, meningkatkan risiko masuknya barang berbahaya tanpa pemeriksaan, dan membuka celah penyelundupan fentanyl serta narkoba lainnya.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
