Connect with us

Internasional

Bom Meledak di 11 Pom Bensin Thailand, 4 Orang Luka-luka

Sebanyak 11 SPBU di Thailand selatan dibom hampir bersamaan. Insiden ini terjadi jelang pemilihan pejabat lokal.

Logompn

Published

on

Bom meledak di 11 pom bensin thailand, 4 orang luka luka
Potret SPBU pascabencana. Gambar: X/@ThaiEnquirer.

MPN Indonesia 12 Januari 2026 - Sebanyak 11 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah selatan Thailand menjadi sasaran teror bom dalam rentang waktu 40 menit pada Minggu dini hari (11/1).

Insiden ini terjadi hampir bersamaan di tiga provinsi, yaitu Narathiwat, Pattani, dan Yala, mengakibatkan empat orang luka-luka.

Rangkaian Ledakan Terkoordinasi di Tiga Provinsi

Menurut militer Thailand, ledakan terjadi setelah tengah malam dan berlangsung dalam waktu kurang dari satu jam.

Ketiga provinsi yang terdampak, yaitu Narathiwat, Pattani, serta Yala, merupakan wilayah selatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Gubernur Narathiwat, Boonchauy Nomyamyen, menyatakan bahwa ledakan tersebut dilakukan oleh sekelompok pria tak dikenal.

“Kejadian itu terjadi hampir bersamaan. Sekelompok pria yang jumlahnya tidak diketahui datang dan meledakkan bom, yang merusak pompa bensin,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia dari The Straits Times pada Senin (12/1).

Daftar Lokasi Ledakan dan Korban Luka

Berdasarkan data militer dan otoritas lokal, ledakan menyasar total 11 SPBU.

Peristiwa ini menyebabkan kerusakan di sejumlah lokasi serta empat korban luka, terdiri dari sebagai berikut:

  • 1 petugas polisi (terluka di Narathiwat)
  • 1 petugas pemadam kebakaran (terluka di Pattani)
  • 2 karyawan SPBU (terluka di Pattani)

Seluruh korban telah dilarikan ke rumah sakit setempat dan dilaporkan dalam kondisi tidak mengalami luka serius.

Komandan militer wilayah selatan, Narathip Phoynok, menyatakan bahwa pengamanan telah ditingkatkan ke tingkat maksimum sebagai respons terhadap insiden ini.

Langkah-langkah yang diterapkan mencakup pengetatan di pos pemeriksaan jalan dan pengawasan tambahan di kawasan perbatasan

Baca Juga:  Kedubes Thailand di Jakarta Buka Lowongan Sopir untuk WNI, Gaji Rp8,8 Juta!

Dugaan Motif

Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, mengungkapkan bahwa serangan bom ini diyakini merupakan “sinyal” yang bertepatan dengan pelaksanaan pemilihan pejabat lokal pada hari yang sama.

“Ini merupakan sinyal, bertepatan dengan pemilihan. Bukan ditujukan untuk pemberontakan,” kata Anutin kepada wartawan.

Latar Belakang Konflik di Wilayah Selatan Thailand

Wilayah selatan Thailand telah lama menjadi pusat ketegangan dan konflik bersenjata.

Wilayah ini memiliki latar belakang budaya dan agama yang berbeda dari daerah lainnya di negara tersebut dan telah menjadi basis berbagai kelompok separatis.

Sejak 2004, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik yang melibatkan kelompok pemberontak dan pasukan pemerintah.

Serangan terhadap aparat keamanan kerap terjadi secara berkala di wilayah ini, menjadikannya salah satu kawasan paling rawan dalam kategori peristiwa luar negeri.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending