Connect with us

Internasional

Geger! Jasad WNI Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit Malaysia

Sesosok jenazah perempuan ditemukan dalam kondisi membusuk di bawah tumpukan pelepah kelapa sawit di sebuah perkebunan di Telemong, Bentong, Malaysia, pada Senin (3/11).

Logompn

Published

on

Geger! jasad wni ditemukan membusuk di kebun sawit malaysia
Geger! Jasad WNI Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit Malaysia | Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 November 2025 - Sesosok jenazah perempuan ditemukan dalam kondisi membusuk di bawah tumpukan pelepah kelapa sawit di sebuah perkebunan di Telemong, Bentong, Malaysia, pada Senin (3/11).

Mengutip laporan Bernama, penemuan jasad ini diketahui usai seorang warga melapor pihak kepolisian terkait penemuan tersebut sekitar pukul 5 sore.

“Pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara memastikan jenazah tersebut adalah seorang perempuan,” ungkap Kepala Kepolisian Pahang, Datuk Seri Yahaya Othman, dikutip MPN Indonesia dari Bernama pada Kamis (6/11).

Pihak Kepolisian Pahang Malaysia kemudian mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut merupakan seorang warga negara Indonesia (WNI) berusia sekitar 40-an tahun setelah suaminya datang melakukan identifikasi pada Rabu pagi (5/11).

Namun, pihak berwenang belum mengungkap nama korban maupun informasi lebih lanjut mengenai sang suami, termasuk kewarganegaraannya.

“Jenazah tersebut telah menjalani autopsi post-mortem kemarin, dan hasilnya menunjukkan bahwa jenazah tersebut telah membusuk selama lebih dari dua minggu,” ungkap Yahaya.

Kasus Masih Diselidiki Kepolisian

Dalam pernyataannya, Yahaya juga menjelaskan bahwa kasus ini masih dikategorikan sebagai kematian mendadak.

Dari penemuan awal polisi menemukan sejumlah barang yang diyakini milik korban di dekat lokasi kejadian.

“Beberapa barang yang diyakini milik korban juga ditemukan di dekat lokasi kejadian, termasuk kaus berkerudung hitam, celana olahraga hijau, jam tangan, dan sepasang sandal hitam,” ungkap Yahaya.

Penyelidikan mengenai penyebab pasti kematian masih berlangsung. Polisi belum dapat memastikan apakah kematian WNI tersebut disebabkan oleh tindak kekerasan atau lainnya.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab kematian sebenarnya,” ujar Yahaya.

(ADN/NID/RAD)

Baca Juga:  Indonesia vs Malaysia Main Jam Berapa? Simak Jadwal FIFA ASEAN Cup di Sini

Trending