Connect with us

Internasional

Helikopter Damkar Korea Selatan Jatuh saat Padamkan Kebakaran Hutan, Pilot Dilaporkan Tewas

Helikopter pemadam kebakaran jatuh di Uiseong, Korea Selatan saat berupaya memadamkan kebakaran hutan besar.

Logompn

Published

on

Helikopter damkar korea selatan jatuh saat padamkan kebakaran hutan, pilot dilaporkan tewas
Helikopter pemadam kebakaran jatuh di Uiseong, Korea Selatan saat bertugas memadamkan kebakaran hutan. Gambar : AFP/Yonhap

MPN Indonesia 28 Maret 2025 - Sebuah helikopter pemadam kebakaran jatuh di kawasan pegunungan Uiseong, Korea Selatan, pada Rabu (26/3). 

Berdasarkan pemantauan MPN Indonesia dari AFP pada Jumat (28/3), helikopter tersebut sedang menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan ketika mengalami kecelakaan. 

Pejabat dari Dinas Pemadam Kebakaran Gyeongbuk melaporkan bahwa pilot yang berada di dalam helikopter dinyatakan tewas di lokasi kejadian.

Peristiwa ini terjadi di tengah kebakaran hutan besar yang melanda wilayah tenggara Korea Selatan. Kebakaran telah berlangsung sejak akhir pekan sebelumnya, menyebabkan dampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dampak Kebakaran Hutan di Korea Selatan

Kebakaran hutan yang terjadi di beberapa wilayah Korea Selatan dalam sepekan terakhir telah menewaskan sedikitnya 24 orang, termasuk pilot helikopter yang mengalami kecelakaan. 

Di antara korban tewas, terdapat empat pegawai negeri sipil yang terlibat dalam operasi pemadaman api.

Kementerian Dalam Negeri Korea Selatan mencatat bahwa kebakaran hutan ini telah menghanguskan sekitar 17.398 hektare lahan. 

Dari jumlah tersebut, 87 persen area terdampak berada di Kabupaten Uiseong.

Lebih dari 10.000 personel gabungan, yang terdiri dari pemadam kebakaran, polisi, dan pegawai pemerintah, dikerahkan untuk menangani puluhan titik api yang masih menyala. 

Upaya pemadaman terkendala oleh angin kencang dan kondisi cuaca kering, yang mempercepat penyebaran api ke berbagai wilayah.

Kerusakan di Wilayah Terdampak

Kebakaran hutan ini tidak hanya mengancam permukiman warga tetapi juga merusak situs-situs bersejarah. Salah satu bangunan bersejarah yang terdampak adalah Kuil Gounsa di Uiseong, yang berusia 1.300 tahun. 

Baca Juga:  Shin Tae Yong Ditunjuk jadi Pelatih Ulsan HD FC

Foto yang dirilis oleh Ordo Jogye Buddha Korea menunjukkan bahwa bangunan utama kuil hangus terbakar, menyisakan lonceng upacara.

Meskipun kebakaran menghancurkan bagian utama kuil, sejumlah artefak berharga berhasil diselamatkan. 

Di antara artefak yang selamat adalah patung Buddha duduk yang telah ditetapkan sebagai warisan nasional. Artefak ini telah dipindahkan ke kuil lain sebelum api mencapai bangunan utama.

Di wilayah Andong, api juga mendekati Desa Rakyat Hahoe, yang merupakan situs Warisan Dunia UNESCO. 

Petugas pemadam kebakaran berusaha melindungi rumah-rumah tradisional atau hanok dengan menyemprotkan air di sekitar permukiman.

Langkah Pemerintah dalam Menangani Kebakaran

Pemerintah Korea Selatan telah meningkatkan status krisis ke level tertinggi akibat kebakaran hutan yang meluas. 

Selain itu, langkah luar biasa dilakukan dengan memindahkan ribuan narapidana dari penjara di daerah terdampak untuk menghindari risiko kebakaran lebih lanjut.

Setelah kecelakaan helikopter pemadam, pemerintah memutuskan untuk mengandangkan seluruh armada helikopter pemadam kebakaran sebagai langkah antisipasi. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk mengetahui penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

Perdana Menteri Korea Selatan, Han Duck-soo, yang juga menjabat sebagai presiden sementara, menyatakan bahwa kebakaran ini adalah salah satu yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa dampak kebakaran sangat besar dan telah menyebabkan kerusakan dalam skala luas.

Penyebab Kebakaran dan Upaya Pengendalian

Menurut laporan Kementerian Keamanan Dalam Negeri Korea Selatan, kebakaran hutan ini dipicu oleh kondisi cuaca yang kering serta angin kencang. 

Sementara itu, kebakaran pertama kali muncul pada Jumat (21/3) akibat percikan dari mesin pemotong rumput di Sancheong, Provinsi Gyeongsang Selatan.

Hingga Rabu (26/3), sekitar 68 persen kebakaran di wilayah Uiseong dan Andong telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, upaya pemadaman terus dilakukan untuk mencegah api meluas lebih jauh.

Baca Juga:  Richard Lee Kena Cibir Netizen usai Presentasi di Korea Selatan

(ADN/NID/RAD)

Trending