Connect with us

Internasional

Heboh! Panglima Militer Israel Puji Hamas: Tak Ada Pilihan Lain, Saya Harus Memuji Mereka

Mantan Panglima Militer Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi memberikan pernyataan mengejutkan terkait Hamas.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 03 18t143950.999
Mantan Panglima Militer Zionis Israel Letnan Jenderal Herzi Halevi | Gambar: IDF

MPN Indonesia 29 Maret 2025 - Mantan Panglima Militer Israel, Letnan Jenderal Herzi Halevi memberikan pernyataan mengejutkan terkait Hamas.

Dalam rekaman audio yang bocor, Halevi mengakui bahwa Hamas berhasil menipu militer Israel dengan strategi mereka sebelum serangan 7 Oktober 2023.

Hamas Buat Israel Lengah

Dalam rekaman itu, Halevi menyebut bahwa Hamas mampu “menidurkan” tentara Israel dengan menciptakan rasa aman yang keliru.

Ia bahkan secara terbuka mengakui bahwa Israel tidak memiliki pilihan lain selain memuji kecerdikan taktik Hamas dalam melancarkan serangan.

Menurutnya, metode kelompok tersebut membuat para tentara Israel lengah, sehingga memungkinkan keberhasilan serangan yang dikenal sebagai Operasi Badai al-Aqsa.

Skenario Hamas Tak Pernah Dibayangkan Israel

Pernyataan Halevi tersebar setelah rekaman itu dipublikasikan, tak lama usai ia secara resmi meninggalkan jabatannya pada awal Maret 2025.

Dalam rekaman itu, ia menyoroti bahwa militer Israel gagal mengantisipasi serangan Hamas, bahkan tidak pernah memperkirakan kemungkinan skenario yang terjadi pada 7 Oktober.

“Dalam semua operasi dan latihan militer yang telah kami lakukan, kami tidak pernah membayangkan skenario seperti ini. Bahkan tidak sampai lima persen dari skenario seperti ini,” ujar Halevi dalam rekaman tersebut, dikutip MPN Indonesia dari The New Arab.

Selain itu, ia menyatakan bahwa Hamas berhasil menipu Israel dengan membuat mereka percaya bahwa tuntutan yang diajukan hanya bersifat kemanusiaan.

Hal ini, menurutnya, menjadi faktor utama yang membuat militer Israel lengah sebelum serangan besar terjadi.

Investigasi Militer Israel

Rekaman tersebut muncul setelah pertemuan antara Halevi dan Yaron Finkelman, komandan Komando Selatan yang juga akan meninggalkan jabatannya, dengan penduduk Nir Oz.

Baca Juga:  Israel Tetap Bombardir Gaza di Tengah Gencatan Senjata, 323 Orang Tewas

Permukiman Nir Oz menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak akibat serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Berdasarkan investigasi militer Israel, tidak ada pasukan yang berhasil mencapai Nir Oz hingga setelah sekitar 300 hingga 500 milisi Hamas terakhir mundur ke Gaza.

Laporan tersebut mengungkap bahwa sekitar 47 warga Israel tewas dan 76 lainnya ditawan dari pemukiman tersebut.

Investigasi juga menunjukkan bahwa permukiman itu sempat ditinggalkan oleh tentara Israel karena lokasinya dianggap kurang strategis dibandingkan permukiman lain di perbatasan.

Halevi sendiri telah mengumumkan pengunduran dirinya pada Januari sebagai bentuk tanggung jawab atas kegagalan militer Israel dalam menghadapi serangan Hamas.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending