Internasional
Inggris akan Evakuasi 300 Anak di Gaza yang Sakit Parah
Pemerintah Inggris akan mengevakuasi hingga 300 anak-anak dari Jalur Gaza yang menderita penyakit serius.
MPN Indonesia 4 Agustus 2025 - Pemerintah Inggris akan mengevakuasi hingga 300 anak-anak dari Jalur Gaza yang menderita penyakit serius untuk dirawat di bawah Layanan Kesehatan Nasional (NHS).
Rencana tersebut akan diumumkan dalam beberapa pekan mendatang. Informasi ini disampaikan oleh seorang sumber senior di Whitehall kepada The Times.
Evakuasi akan dilakukan secara paralel dengan skema Project Pure Hope, sebuah program kemanusiaan yang sejak Oktober 2023 hanya berhasil membawa tiga anak Gaza ke Inggris untuk perawatan medis. Program tersebut sepenuhnya didanai oleh donasi swasta.
Gaza Dilanda Krisis Kemanusiaan
Langkah evakuasi ini dilakukan menyusul memburuknya krisis kemanusiaan di Jalur Gaza, yang dilaporkan mengalami kelangkaan makanan dan air bersih akibat blokade Israel.
Otoritas kesehatan Gaza menyebutkan lebih dari 160 warga, termasuk 92 anak-anak, telah meninggal akibat malnutrisi.
Wakil Direktur Eksekutif Unicef untuk Aksi Kemanusiaan dan Operasi Pasokan, Ted Chaiban, mengungkapkan bahwa lebih dari 320.000 anak-anak di Gaza kini berisiko mengalami malnutrisi akut.
“Indikator malnutrisi di Gaza telah melampaui ambang batas kelaparan,” ujar Chaiban setelah melakukan kunjungan ke Israel, Gaza, dan Tepi Barat, dikutip MPN Indonesia dari The Independent.
Mayoritas Parlemen Inggris Setujui Evakuasi
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses evakuasi.
“Saya tahu rakyat Inggris muak dengan apa yang terjadi. Gambaran kelaparan dan keputusasaan di Gaza sungguh mengerikan,” kata Starmer dalam artikelnya di The Mirror bulan lalu.
“Kami sedang mempercepat upaya untuk mengevakuasi anak-anak dari Gaza yang membutuhkan bantuan medis kritis, membawa lebih banyak anak Palestina ke Inggris untuk perawatan medis spesialis,” sambungnya.
Dukungan politik dalam negeri juga menguat. Lebih dari 100 anggota parlemen Inggris menandatangani surat yang mendesak pemerintah untuk segera melaksanakan evakuasi.
“Komitmen kita semua untuk membantu anak-anak ini tetap mutlak dan mendesak. Setiap hari, semakin banyak anak yang terluka atau meninggal, sehingga kebutuhan untuk mengatasi hambatan dalam memberikan bantuan menjadi sangat penting,” ungkap anggota parlemen dari Partai Buruh, Stella Creasy.
“Kami siap mendukung apa pun yang diperlukan untuk mewujudkan hal ini dan meminta tanggapan Anda yang mendesak,” tambahnya.
Israel Bela Diri
Sementara itu, Israel membantah menyebabkan kelaparan secara luas, dan menyatakan kelompok Hamas mencuri bantuan serta menuduh kegagalan distribusi bantuan oleh PBB.
Namun, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menyebut bahwa mereka telah dikesampingkan dari proses distribusi bantuan.
Komisaris Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, mengungkapkan bahwa sebanyak 6.000 truk bantuan terhambat di luar Gaza karena belum memperoleh izin masuk dari Israel.
Sementara itu, insiden penembakan terhadap warga sipil terjadi di dua titik distribusi bantuan oleh Gaza Humanitarian Foundation (GHF) pada Sabtu (2/8), mengakibatkan 10 orang tewas saat mencoba memperoleh makanan.
Kementerian Kesehatan Gaza juga melaporkan bahwa sehari sebelumnya, 19 orang tewas ditembak di dekat perbatasan Zikim saat mencoba mengakses bantuan dari wilayah Israel.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
