Connect with us

Internasional

Kereta Cepat Malaysia-Singapura bakal Beroperasi, Jarak Tempuh hanya 5 Menit!

Kereta cepat RTS Johor–Singapura mulai beroperasi akhir 2026 dengan waktu tempuh hanya lima menit. Harga diperkirakan hanya 5-7 dollar Singapura.

Logompn

Published

on

Kereta Cepat Malaysia Singapura bakal Beroperasi, Jarak Tempuh hanya 5 Menit!
Kereta Cepat Malaysia-Singapura bakal Beroperasi, Jarak Tempuh hanya 5 Menit! Gambar: MRT Corp

MPN Indonesia 18 Februari 2026 - Layanan kereta cepat lintas negara antara Johor, Malaysia, dan Singapura dipastikan akan mulai beroperasi pada akhir 2026.

Proyek bernama Rapid Transit System (RTS) Link ini akan memangkas waktu perjalanan antarnegara menjadi hanya lima menit.

Operasional kereta ini ditujukan untuk mengurangi kemacetan di Jembatan Johor–Singapura sekaligus memperkuat konektivitas ekonomi kedua negara.

Sesuai regulasi yang telah disahkan oleh Parlemen Malaysia (Dewan Rakyat) melalui Rapid Transit System (RTS) Link Bill 2026, jalur kereta ini dirancang beroperasi secara reguler dengan kapasitas angkut maksimal 10.000 penumpang per jam.

Pemerintah Malaysia juga menargetkan efisiensi proses imigrasi menggunakan 100 gerbang elektronik berbasis teknologi kecerdasan buatan di dua stasiun utama, yaitu Bukit Chagar (Johor) dan Woodlands (Singapura), yang memungkinkan pemrosesan penumpang hanya dalam tujuh detik.

“Hukum ini bertumpu pada tiga pilar utama: memberdayakan, melengkapi, dan melindungi. Pejabat Malaysia yang menjalankan tugas resmi di Singapura akan kebal dari penuntutan di pengadilan Singapura atas tindakan resmi mereka, tetapi tetap tunduk pada hukum Malaysia,” jelas Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Dr Shamsul Anuar Nasarah dalam keterangannya.

Dukungan Operasional dan Penempatan Petugas

Untuk mendukung pengoperasian sistem transportasi umum lintas negara ini, Pemerintah Malaysia telah menyiapkan 794 posisi baru. Posisi ini melibatkan petugas dari:

  • Malaysian Border Control and Protection Agency (MCBA)
  • Departemen Bea Cukai
  • Kepolisian

Penempatan petugas akan dimulai pada 1 Oktober, dengan lokasi kerja di dua stasiun utama, yakni Bukit Chagar di Johor dan Woodlands di Singapura.

Selain itu, untuk menjamin keamanan data penumpang, termasuk data biometrik, semua informasi akan disimpan di pusat data resmi Pemerintah Malaysia yang memiliki sistem keamanan fisik dan siber.

Baca Juga:  Serang Petugas Imigrasi Malaysia, Turis China Dijatuhi Hukuman Penjara

Pemerintah menegaskan bahwa data tersebut tidak akan dipindahkan ke server asing tanpa persetujuan resmi.

Tarif, Subsidi, dan Kebijakan Tambahan

Menteri Transportasi Malaysia, Loke Siew Fook, menyampaikan bahwa tarif RTS Johor–Singapura akan diumumkan pada paruh kedua tahun 2026.

Harga diperkirakan berkisar antara 5 hingga 7 dolar Singapura (setara Rp66.675 – Rp93.345) per penumpang.

“Tarif RTS tidak akan semurah transportasi umum Kuala Lumpur, tetapi masih lebih ekonomis dibandingkan menyeberang ke Singapura dengan mobil pribadi. Pemerintah Singapura tidak memberikan subsidi sehingga model operasional harus memastikan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Menteri Transportasi Malaysia, Loke Siew Fook.

Menanggapi kemungkinan penerapan sistem langganan bulanan atau diskon, Loke menegaskan bahwa Pemerintah Malaysia tidak akan menyubsidi penumpang dari Singapura, sehingga skema semacam itu dianggap sulit untuk diimplementasikan.

Loke juga mengungkapkan data tarif kendaraan pelat Singapura yang masuk ke wilayah Malaysia, yaitu:

  • 5 ringgit Malaysia (Rp21.583) untuk Pemerintah Negara Bagian Johor
  • 15 ringgit Malaysia (Rp64.750) untuk Pemerintah Federal
  • Total tol: 20 ringgit Malaysia (Rp86.333)

Dari tol tersebut, Pemerintah Johor memperoleh pendapatan sekitar 70 juta dolar AS atau Rp302 miliar per tahun.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending