Connect with us

Internasional

Menlu Arab Saudi Minta Intervensi Dunia Buat Akhiri Genosida Israel di Gaza

Dalam Sidang Umum PBB, Menlu Arab Saudi, Pangeran Faisal mendesak intervensi global segera untuk menghentikan genosida yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza.

Logompn

Published

on

Menlu arab saudi desak dunia buat akhiri genosida israel di gaza
Menlu Arab Saudi Desak Dunia Buat Akhiri Genosida Israel di Gaza | Gambar: Reuters/Hamad I Mohammed

MPN Indonesia 29 September 2025 - Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan mendesak intervensi global segera untuk menghentikan genosida yang dilakukan oleh Israel di Jalur Gaza.

Seruan ini disampaikan dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 pada Sabtu (27/9), di mana Faisal menekankan pentingnya sistem multilateral dan penegakan hukum internasional untuk mengatasi eskalasi konflik.

Dikutip dari Arab News, Pangeran Faisal dalam pidatonya menggambarkan penderitaan rakyat Palestina di Gaza sebagai situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, diperparah dengan bencana kelaparan yang telah diumumkan secara resmi.

Ia juga menyoroti praktik yang dilakukan oleh pasukan pendudukan Israel yang mencakup pemindahan paksa, pembunuhan sistematis, serta pembiaran atas kelaparan massal yang diderita warga Gaza.

Tindakan-tindakan tersebut dinilai bertentangan dengan Piagam PBB, hukum internasional, serta hukum humaniter internasional.

“Sudah waktunya untuk menemukan solusi yang adil dan langgeng bagi masalah Palestina. Eskalasi militer tidak akan mencapai perdamaian atau keamanan,” ujar Faisal dalam pidatonya, dikutip MPN Indonesia dari Arab News pada Senin (29/9).

Minta Serangan Dihentikan

Pangeran Faisal menyerukan penghentian segera terhadap serangan Israel di Gaza dan mendesak agar bantuan kemanusiaan dapat disalurkan tanpa hambatan kepada penduduk yang mengalami kelaparan.

Ia menyatakan bahwa perlakuan terhadap Palestina di luar kerangka hukum dan legitimasi internasional telah memperpanjang kekerasan dan memperparah penderitaan yang ada.

“Penanganan masalah Palestina yang terus berlanjut di luar kerangka hukum dan legitimasi internasional-lah yang memperpanjang kekerasan dan memperdalam penderitaan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa kegagalan komunitas internasional untuk bertindak tegas hanya akan meningkatkan ketidakstabilan regional dan global, serta memperparah kejahatan perang dan tindakan genosida.

Baca Juga:  Saudi Bangun Masjid Pakai Nama Jemaah Haji Tunanetra Asal Sulsel, Ini Alasannya

“Kegagalan komunitas internasional untuk mengambil tindakan tegas guna mengakhiri agresi dan pelanggaran Israel hanya akan menyebabkan ketidakstabilan dan ketidakamanan lebih lanjut di tingkat regional dan global … dan akan meningkatkan kejahatan perang dan tindakan genosida,” katanya.

Kondisi di Gaza: 66 Ribu Orang Dilaporkan Tewas

Pidato Pangeran Faisal merupakan bentuk dari respons terhadap serangan Israel yang terus berlanjut di Jalur Gaza.

Berdasarkan laporan dari sumber medis yang dikutip oleh WAFA pada Minggu (28/9), korban jiwa akibat serangan Israel sejak pagi hari itu mencapai 40 orang.

Jika dijumlahkan sejak dimulainya agresi pada Oktober 2023, data korban menunjukkan jumlah korban tewas sebanyak 66.005 orang dan jumlah korban luka-luka sebanyak 168.162 orang dengan mayoritas korban yang dilaporkan adalah perempuan dan anak-anak.

(ADN/NID/RAD)

Trending