Connect with us

Internasional

PM Mongolia Mundur usai Anaknya Pamer Hidup Mewah di Medsos

Perdana Menteri Mongolia mengundurkan diri setelah beredar foto-foto gaya hidup mewah putranya.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 09t160500.864
Perdana Menteri Mongolia, Luvsannamsrai Oyun-Erdene | Gambar: socdemasia

MPN Indonesia 9 Juni 2025 - Perdana Menteri Mongolia, Luvsannamsrai Oyun-Erdene, mengundurkan diri pada Selasa (3/6) setelah foto-foto gaya hidup mewah putranya di media sosial memicu kemarahan publik.

Kejadian pamer ini memicu investigasi korupsi serta unjuk rasa massal selama berminggu-minggu.

Duduk Perkara

Dikutip MPN Indonesia dari BBC, Pemicu krisis politik ini adalah foto-foto viral yang memperlihatkan anak lelaki Oyun-Erdene dan kekasihnya sedang menikmati liburan mewah.

Dalam salah satu foto, sang kekasih memamerkan tas Dior hitam serta beberapa tas belanjaan mewah dengan keterangan “Happy birthday to me“.

Foto lain memperlihatkan pasangan tersebut berciuman di kolam renang. Potret-potret ini menuai kecaman luas karena publik mempertanyakan bagaimana keluarga Perdana Menteri Mongolia itu dapat membiayai gaya hidup seperti itu.

Mosi Tidak Percaya

Akibat maraknya protes dan meningkatnya tekanan politik, Oyun-Erdene menghadapi pemungutan suara mosi tidak percaya di parlemen.

Dalam pemungutan suara rahasia tersebut, dari 88 anggota parlemen yang hadir, sebanyak 44 mendukung Oyun-Erdene, sementara 38 lainnya menentangnya.

Sementara untuk mempertahankan jabatannya, ia memerlukan dukungan minimal 64 dari total 126 anggota parlemen.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk melayani negara dan rakyat saya di masa-masa sulit, termasuk saat pandemi, perang, dan tarif,” kata Oyun-Erdene setelah pemungutan suara.

Ratusan Warga Demo

Ratusan warga, terutama kalangan muda, turun ke jalan selama dua pekan sebelum pemungutan suara berlangsung, menuntut agar Oyun-Erdene melepaskan jabatannya.

Mereka menilai kasus ini mencerminkan persoalan korupsi yang terus menggerogoti pemerintahan Mongolia.

Menurut laporan media setempat, badan anti-korupsi negara telah mulai menyelidiki keuangan keluarga Oyun-Erdene setelah foto-foto tersebut tersebar luas.

Oyun-Erdene sendiri membantah tuduhan korupsi dan menuduh para pengkritiknya melakukan kampanye pencemaran nama baik.

Korupsi di Mongolia

Korupsi merupakan isu lama di Mongolia. Menurut Transparency International, indeks persepsi korupsi negara tersebut memburuk sejak Oyun-Erdene menjabat.

Tahun lalu, Mongolia menempati peringkat ke-114 dari 180 negara dalam hal transparansi pemerintahan.

Kasus dugaan korupsi sebelumnya juga menjerat pejabat tinggi Mongolia. Pada tahun lalu, jaksa AS berupaya menyita dua apartemen milik mantan Perdana Menteri Mongolia, Sukhbaatar Batbold di New York yang diduga dibeli dengan dana hasil korupsi sektor pertambangan.

Kendati demikian, Batbold yang menjabat dari 2012 hingga 2015, membantah melakukan pelanggaran.

(ADN/NID/RAD)

Continue Reading

Trending