Connect with us

Internasional

Sebanyak 191 Orang Tewas dalam Festival Air Terbesar “Songkran” di Thailand

Sebanyak 191 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian kecelakaan lalu lintas selama lima hari pertama festival Songkran di Thailand pada 10 hingga 14 April.

Logompn

Published

on

Sebanyak 191 Orang Tewas dalam Festival Air Terbesar Songkran di Thailand
Sebanyak 191 Orang Tewas dalam Festival Air Terbesar "Songkran" di Thailand. Gambar: Bangkok Post/Jakkrit Waewkhlaihong

MPN Indonesia 18 April 2026 - Sebanyak 191 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian kecelakaan lalu lintas selama festival Songkran di Thailand pada 10 hingga 14 April.

Data resmi yang disampaikan otoritas menunjukkan ratusan kecelakaan terjadi di berbagai wilayah, dengan Bangkok mencatat jumlah korban jiwa tertinggi.

Dikutip MPN Indonesia dari Bangkok Post, Menteri Kehakiman Rutthapon Naowarat menyatakan bahwa sejak Jumat (10/4) hingga Selasa (14/4) waktu setempat terjadi 951 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 191 kematian dan 911 orang luka-luka.

Letnan Jenderal Polisi Rutthapon menyebut Bangkok mencatat jumlah korban jiwa terbanyak selama periode lima hari itu, yakni 16 orang.

Sementara itu, Provinsi Phrae di utara mencatat kecelakaan terbanyak dengan 45 insiden serta korban luka terbanyak sebanyak 47 orang.

Data Kecelakaan pada 14 April

Data harian menunjukkan bahwa pada Selasa (14/4) terjadi 192 kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan 202 orang cedera dan 30 kematian.

Phrae kembali mencatat jumlah kecelakaan terbanyak pada hari itu dengan 16 insiden dan 18 korban luka.

Sementara itu, Pathum Thani di utara Bangkok mencatat jumlah kematian terbanyak dalam satu hari tersebut, yakni tiga orang.

Penyebab Kecelakaan

Secara umum, ngebut menjadi penyebab paling umum kecelakaan dengan persentase 38,54 persen.

Faktor kedua terbesar adalah mengemudi dalam keadaan mabuk sebesar 28,13 persen.

Sepeda motor terlibat dalam 72,88 persen dari total kecelakaan yang terjadi. Rentang usia korban terbanyak berada pada kelompok usia 20 hingga 29 tahun.

Departemen Pengawasan melaporkan bahwa dari Jumat hingga Selasa terdapat 3.726 kasus mengemudi dalam keadaan mabuk, atau 94,07 persen dari seluruh kasus mengemudi ilegal selama periode tersebut.

Baca Juga:  Dukung Aktivis Pro-Palestina, Greta Thunberg Ditangkap di London

Provinsi Chiang Mai mencatat kasus mengemudi sambil mabuk terbanyak dengan 651 kasus, diikuti Samut Prakan sebanyak 317 kasus dan Nonthaburi sebanyak 266 kasus.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending