Connect with us

Internasional

Trump Umumkan AS dan Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Dibuka Lagi

Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati perjanjian damai yang mengakhiri konflik internasional di berbagai front, termasuk Lebanon.

Logompn

Published

on

Trump Umumkan AS dan Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Dibuka Lagi
Trump Umumkan AS dan Iran Sepakat Damai, Selat Hormuz Dibuka Lagi. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 16 Juni 2026 - Amerika Serikat (AS) dan Iran menyepakati perjanjian damai yang mengakhiri konflik internasional di berbagai front, termasuk Lebanon, serta membuka kembali Selat Hormuz sebagai jalur energi global.

Kesepakatan ini akan ditandai dengan penandatanganan resmi yang dijadwalkan berlangsung di Swiss pada Jumat (19/6).

“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai,” ujar Presiden AS Donald Trump, dikutip MPN Indonesia dari AFP.

“Dengan ini saya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan mengizinkan pencabutan blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” sambungnya.

Dari pihak Iran, Wakil Menteri Luar Negeri Kazem Gharibabadi menyatakan kesepakatan ini menandai berakhirnya konflik internasional di berbagai lini.

“Pengakhiran perang secara permanen dan segera telah diumumkan di semua lini, termasuk Lebanon,” katanya.

Penghentian Perang dan Pembukaan Selat Hormuz

Kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran mencakup sejumlah poin utama yang berkaitan dengan penghentian konflik serta stabilitas kawasan.

Dua hal langsung diberlakukan, yaitu penghentian perang di semua wilayah serta pencabutan blokade militer oleh AS di Selat Hormuz.

“Dua hal akan berlaku segera mulai pagi ini. Pertama, pengakhiran permanen dan segera perang di semua front, termasuk Lebanon,” kata Gharibabadi.

“Kedua, pencabutan dan penghentian blokade angkatan laut yang diberlakukan Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran,” sambungnya.

Soal Aset Iran dan Program Nuklir

Selain penghentian operasi militer, draf kesepakatan juga mencakup pembukaan akses terhadap aset Iran yang dibekukan serta pelonggaran sanksi ekspor minyak.

Sebagai imbalannya, Iran membuka kembali Selat Hormuz yang sebelumnya sempat terancam ditutup akibat eskalasi militer sejak Februari 2026.

Baca Juga:  Pencipta ChatGPT Digugat usai Diduga Bantu Remaja Asal California Rencanakan Bunuh Diri

Kedua negara juga menyepakati kelanjutan negosiasi selama 60 hari terkait program nuklir Iran.

Pemerintah AS menginginkan pembongkaran program nuklir, sementara Iran menyatakan ingin mempertahankan uranium dalam bentuk yang telah diencerkan.

(ADN/NID/RAD)

Trending