Connect with us

Lifestyle

Amalan yang Dianjurkan saat Malam Lailatul Qadar dan Keutamaannya

Apa saja amalan di malam Lailatul Qadar? Mulai dari shalat malam hingga sedekah, inilah amalan yang dianjurkan dan keutamaannya.

Logompn

Published

on

Amalan yang Dianjurkan saat Malam Lailatul Qadar dan Keutamaannya
Amalan yang Dianjurkan saat Malam Lailatul Qadar dan Keutamaannya. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 10 Maret 2026 - Lailatul Qadar merupakan malam istimewa dalam bulan Ramadan yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.

Malam ini disebut dalam Surah Al-Qadr dan menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah.

Pelaksanaannya berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan, dan diyakini membawa keberkahan, pengampunan, serta pahala yang berlipat ganda.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ۝ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ۝ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan; Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Rabbnya untuk mengatur segala urusan; Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar (QS. Al-Qadr: 3–5)

Dikutip MPN Indonesia melalui laman BMM dan Baznas, Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barang siapa menghidupkan Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar memiliki sejumlah keutamaan utama berdasarkan dalil-dalil sahih, seperti

  • Amal ibadah pada malam ini lebih utama dari ibadah selama 1.000 bulan.
  • Malam penuh berkah dan pengampunan dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang ikhlas.
  • Malaikat, termasuk malaikat Jibril, turun ke bumi pada malam tersebut untuk menyampaikan kedamaian.
  • Malam dipenuhi ketenangan hingga fajar menyingsing sebagaimana termaktub dalam
  •  (QS. Al-Qadr: 5).
Baca Juga:  Masjid IKN Gelar Tarawih Perdana 1 Ramadan 2026, Ribuan Jemaah Hadir

Mujahid, Qatadah, dan sejumlah ulama menyatakan bahwa yang dimaksud lebih baik dari seribu bulan adalah bahwa salat dan puasa yang dilakukan pada malam itu melebihi keutamaannya dibanding ibadah dalam seribu bulan yang tidak terdapat Lailatul Qadar. (Zaad Al-Masiir, 9:191).

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Sebagian ulama menyebut, ciri-ciri malam Lailatul Qadar, antara lain:

  • Udara dan angin terasa sejuk serta tenang.
  • Langit tampak cerah dan bersih, tanpa cuaca ekstrem.
  • Matahari terbit dengan cahaya lembut pada pagi harinya.
  • Suasana malam tenang tanpa gangguan suara.
  • Hati para mukmin merasakan kekhusyukan dalam ibadah.

Amalan-Amalan yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadar

Umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah di malam ini. Beberapa amalan tersebut adalah:

Salat Malam (Qiyamul Lail)

Nabi SAW bersabda:

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barangsiapa melaksanakan salat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni,” (HR. Bukhari, no. 1901).

Memperbanyak Membaca Al-Qur’an dan Dzikir

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:

كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ، أَحْيَا اللَّيْلَ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ، وَشَدَّ الْمِئْزَرَ

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan, beliau kencangkan sarungnya, menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk beribadah,” (HR. Bukhari, no. 2024; Muslim, no. 1174).

Salat Isya dan Subuh Berjamaah

Dinukil oleh Imam Asy-Syafi’i dalam Al-Umm dari ulama Madinah dan sampai kepada Ibnu Abbas:

“Menghidupkan malam lailatul qadar itu bisa dengan melaksanakan salat Isya’ berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan salat Subuh secara berjamaah”.

Dalam hadits dari ‘Utsman bin ‘Affan, Rasulullah SAW bersabda:

Baca Juga:  Ratusan Anak di Masjid Al Ihsan Antusias Ibadah selama Ramadan berkat Program STAM-SEDH

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ، وَمَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ وَالْفَجْرَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ اللَّيْلَ كُلَّهُ

Artinya: “Siapa yang menghadiri salat Isya berjamaah, maka baginya pahala salat separuh malam. Siapa yang melaksanakan salat Isya dan Subuh berjamaah, maka baginya pahala salat semalam penuh,” (HR. Muslim, no. 656; Tirmidzi, no. 221).

Memanjatkan Doa yang Diajarkan Rasulullah SAW

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa doa yang mesti kuucapkan?’ Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, Berdoalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai ampunan, maka ampunilah aku (HR. Tirmidzi, no. 3513; Ibnu Majah, no. 3850).

Bersedekah dan Memohon Ampunan

Berdasarkan penjelasan Ibnu Rajab, dianjurkan untuk memperbanyak permohonan ampunan di malam Lailatul Qadar setelah bersungguh-sungguh dalam ibadah selama Ramadan.

Ia menyatakan bahwa orang bijak adalah yang tetap merasa kurang dalam amal dan banyak meminta ampunan seperti orang yang penuh dosa.

Yahya bin Mu’adz berkata: “Bukanlah orang yang arif (bijak) jika ia tidak pernah mengharap pemaafan dari Allah,” (Latha-if Al-Ma’arif, hlm. 362–363).

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending