Lifestyle
Apa Itu I’tikaf? Ini Waktu, Durasi, dan Tempat Pelaksanaannya
I’tikaf merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan selama bulan Ramadan.
MPN Indonesia 26 Maret 2025 - I’tikaf merupakan salah satu ibadah sunah yang dianjurkan selama bulan Ramadan selain puasa, salat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, berdoa, serta berbagai amal kebajikan lainnya.
Dikutip MPN Indonesia dari Majelis Tarjih dan Tajdid dalam buku Tuntunan Ramadan, i’tikaf adalah aktivitas berdiam diri di masjid dalam periode tertentu dengan melakukan ibadah tertentu untuk mencari ridha Allah.
Dalil mengenai i’tikaf tercantum dalam Al-Qur’an, khususnya dalam QS. Al-Baqarah ayat 187:
“…maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka jangan kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.’
Waktu Pelaksanaan I’tikaf
i’tikaf dapat dilakukan kapan saja, namun sangat dianjurkan dilakuan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
Hal ini mengikuti kebiasaan Rasulullah saw., sebagaimana disebutkan dalam hadis dari Ibnu Umar r.a.:
“Rasulullah saw. selalu beri‘tikaf pada sepuluh hari yang penghabisan di bulan Ramadan” [Muttafaq ‘Alaih].
Hadis lain dari HR. Muslim juga menyebutkan:
“Bahwa Nabi saw melakukan i’tikaf pada hari kesepuluh terakhir dari bulan Ramadan, (beliau melakukannya) sejak datang di Madinah sampai beliau wafat, kemudian istri-istri beliau melakukan i’tikaf setelah beliau wafat.”
Durasi I’tikaf
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai durasi minimal i’tikaf.
Menurut Al-Hanafiyah, i’tikaf dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat tanpa batasan minimal.
Sementara menurut Al-Malikiyah, i’tikaf minimal dilakukan selama satu hari satu malam.
Mempertimbangkan dua pendapat itu, Majelis Tarjih menyimpulkan bahwa i’tikaf bisa dilakukan dalam durasi tertentu, misalnya 1 jam, 2 jam, atau lebih, hingga sehari semalam penuh (24 jam).
Tempat Pelaksanaan I’tikaf
Berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 187, i’tikaf dilaksanakan di dalam masjid. Namun, terdapat perbedaan pendapat di antara ulama mengenai jenis masjid yang dapat digunakan untuk i’tikaf:
Pendapat Al-Hanafiyah menyatakan bahwa i’tikaf dapat dilakukan di masjid yang memiliki imam dan muadzin tetap, baik digunakan untuk salat lima waktu maupun tidak.
Sementara itu, Al-Hanabilah menegaskan bahwa i’tikaf hanya sah jika dilakukan di masjid yang dipakai untuk salat berjamaah.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
