Connect with us

Lifestyle

Ini 7 Kesalahan Seputar Haji yang Wajib Kamu Hindari

Agar ibadah kita berjalan sempurna sesuai tuntunan, mari kita bedah lebih dalam tujuh kesalahan jemaah haji yang sering ditemukan di lapangan

Logompn

Published

on

Ini 8 Kesalahan Seputar Haji yang Wajib Kamu Hindari
Ini 7 Kesalahan Seputar Haji yang Wajib Kamu Hindari. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 18 April 2026 - Melaksanakan ibadah haji adalah perjalanan spiritual sekali seumur hidup yang memerlukan ketelitian tinggi.

Namun, karena keterbatasan informasi atau sekadar mengikuti kebiasaan orang banyak, tak sedikit jemaah yang melakukan kekeliruan saat menjalani manasik.

Kesalahan ini bervariasi, mulai dari yang sifatnya teknis hingga yang berkaitan dengan pemahaman dasar ibadah.

Agar ibadah kita berjalan sempurna sesuai tuntunan, mari kita bedah lebih dalam tujuh kesalahan jemaah haji yang sering ditemukan di lapangan, sebagaimana dikutip MPN Indonesia dari laman muslim.or.id.

1. Kekeliruan Pemahaman Ihram

Banyak jemaah yang seringkali tidak sadar telah melewati Miqot saat berada di pesawat atau sebelum tiba di Jeddah, dan baru berniat ihram setibanya di Jeddah.

Padahal, melewati Miqot tanpa niat ihram mengharuskan jemaah membayar dam (denda).

Selain itu, ada anggapan bahwa ihram hanya sah jika sudah memakai kain putih. Faktanya, ihram adalah niat di dalam hati.

Penting juga bagi wanita yang sedang haid atau nifas untuk tetap melakukan ihram dan niat manasik, karena mereka tetap boleh melakukan seluruh rangkaian haji kecuali Thawaf di Ka’bah.

2. Thawaf di Hij’r Ismail

Hijr Isma’il adalah area berbentuk setengah lingkaran di dekat Ka’bah yang merupakan bagian dari dalam Ka’bah.

Kesalahan yang sering terjadi adalah jemaah masuk ke dalam area ini saat sedang berputar (Thawaf) untuk memotong jalan agar lebih cepat.

Jika ini dilakukan, maka putaran Thawaf tersebut dianggap tidak sah karena posisi jemaah harus berada di luar Ka’bah.

Baca Juga:  Jemaah Haji asal Jakarta yang Sempat Hilang di Makkah Ditemukan Meninggal Dunia

3. Ambisi Mencium Hajar Aswad

Mencium Hajar Aswad adalah amalan yang sangat disukai, namun hukumnya tetaplah sunnah.

Seringkali jemaah memaksakan diri untuk berdesakan, saling dorong, hingga menyakiti jemaah lain hanya demi bisa menyentuh batu tersebut.

Menyakiti sesama muslim adalah perbuatan terlarang, sedangkan mencium Hajar Aswad bukanlah syarat sah Thawaf.

4. Salah Hitungan saat Sa’i

Dalam ritual Sa’i, sering terjadi salah hitung. Satu putaran dimulai dari bukit Shafa ke Marwah, dan putaran kedua dimulai dari Marwah kembali ke Shafa.

Totalnya adalah tujuh kali perjalanan yang berakhir di bukit Marwah.

Sebagian jemaah menganggap pulang-pergi (Shafa-Marwah-Shafa) sebagai satu putaran, sehingga mereka melakukan 14 kali perjalanan karena kelelahan dan ketidaktahuan.

5. Ketidaktelitian Batas Wilayah Arafah

Wukuf di Arafah adalah rukun haji yang paling inti. Namun, karena luasnya area dan banyaknya manusia, ada jemaah yang tidak memperhatikan papan batas resmi wilayah Arafah sehingga mereka justru berdiam diri di luarnya.

Keluar dari Arafah sebelum waktunya tanpa uzur yang jelas dapat berakibat pada kewajiban membayar denda.

6. Kesalahan di Muzdalifah

Setibanya di Muzdalifah, banyak jemaah yang langsung sibuk mencari batu untuk melempar Jumrah sebelum melaksanakan shalat Maghrib dan Isya.

Padahal mengumpulkan batu boleh ketika perjalanan dari Muzdalifah menuju Mina, bahkan boleh mengumpulkan di mana saja di tanah Haram.

7. Mitos “Melempar Setan” saat Jumrah

Salah satu pemahaman yang perlu diluruskan adalah anggapan bahwa kita sedang melempar setan secara fisik.

Hal ini seringkali memicu emosi jemaah hingga melempar dengan batu besar, sepatu, atau sandal sambil berteriak penuh kemarahan.

Padahal, tujuan utama melempar Jumrah adalah untuk menegakkan dzikir kepada Allah, bukan untuk meluapkan amarah pada benda mati.

Baca Juga:  Rombak Sistem Antrean Haji, Kemenhaj Seragamkan Masa Tunggu jadi 26-27 Tahun

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending