Connect with us

Lifestyle

Jangan Sampai Tertinggal, Ini Barang yang Wajib Dibawa saat Haji

Daftar perlengkapan haji 2026 yang perlu dipersiapkan. Mulai dari dokumen penting, pakaian ihram, perlengkapan kesehatan, hingga barang tambahan agar ibadah di Tanah Suci berjalan lancar.

Logompn

Published

on

Jangan Sampai Tertinggal, Ini Barang yang Wajib Dibawa saat Haji
Jangan Sampai Tertinggal, Ini Barang yang Wajib Dibawa saat Haji. Gambar: Hallosehat

MPN Indonesia 19 April 2026 - Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang dilaksanakan umat Muslim di Tanah Suci dan umumnya menjadi pengalaman sekali seumur hidup.

Jemaah haji Indonesia yang akan berangkat, diwajibkan menyiapkan perlengkapan secara matang sebelum keberangkatan.

Persiapan tersebut mencakup dokumen resmi, pakaian ihram, pakaian pribadi, perlengkapan kesehatan, hingga kebutuhan tambahan yang menunjang aktivitas selama kurang lebih satu bulan di Arab Saudi.

Dengan durasi tinggal yang cukup panjang di Tanah Suci, jemaah haji perlu membawa perlengkapan secukupnya sesuai kebutuhan serta mematuhi aturan penerbangan dan ketentuan yang berlaku.

Berikut rincian perlengkapan haji yang perlu dipersiapkan, dikutip MPN Indonesia melalui laman Hallosehat pada Minggu (19/4).

Dokumen dan Identitas

Paspor dan visa beserta salinannya menjadi dokumen utama yang wajib dibawa jemaah haji.

Dokumen ini perlu disimpan di tempat yang mudah dijangkau, seperti tas kecil, untuk memudahkan pemeriksaan selama perjalanan dan di Tanah Suci.

Selain paspor dan visa, jemaah haji perlu membawa Daftar Administrasi Perjalanan Ibadah Haji (DAPIH), Kartu Kesehatan Jemaah Haji (KKJH), dokumen bukti istitha’ah, bukti vaksin seperti meningitis, influenza, dan COVID-19, bukti hasil pemeriksaan wanita usia subur (WUS), salinan resep obat bagi yang menjalani pengobatan tertentu, serta asuransi kesehatan.

Buku manasik haji dan buku doa juga termasuk dokumen penting yang perlu disiapkan.

Jemaah haji Indonesia akan mendapatkan gelang khusus yang berfungsi sebagai penanda identitas. Gelang ini menjadi identitas resmi selama pelaksanaan haji.

Pakaian

Pakaian ihram merupakan perlengkapan utama bagi jemaah haji. Bagi pria, kain ihram terdiri atas dua lembar kain putih tanpa jahitan.

Baca Juga:  Kemenag Ungkap Arab Saudi Tak Izinkan Jemaah Haji yang Usianya di Atas 90 Tahun

Jamaah pria bisa membawa 2–3 pasang kain ihram selama beribadah di Tanah Suci sebagai ganti atau cadangan

Untuk wanita, pakaian ihram berupa busana muslimah longgar yang menutup aurat dan nyaman digunakan.

Disarankan membawa tiga pasang atau lebih sebagai cadangan selama berada di Tanah Suci.

Selain pakaian ihram, jemaah haji perlu membawa pakaian pribadi untuk aktivitas sehari-hari.

Perlengkapan ini meliputi beberapa setel pakaian muslim sesuai kebutuhan, seragam haji nasional dari Kementerian Agama, kaus kaki, pakaian dalam, jaket atau sweater untuk kondisi dingin, handuk, sapu tangan, masker, peci, dan mukena.

Pemilihan bahan yang mudah menyerap keringat dan cepat kering dianjurkan untuk menyesuaikan cuaca panas di Arab Saudi.

Perlengkapan Kesehatan

Jemaah haji dianjurkan membawa perlengkapan pertolongan pertama dasar, seperti plester, hand sanitizer, pembersih luka dan obat antiseptik, kain kasa atau perban, dan sebagainya.

Jamaah juga disarankan membawa semprotan air kecil untuk disemprotkan ke wajah dan bagian tubuh yang terpapar sinar matahari guna mengurangi risiko heat stroke akibat cuaca panas.

Obat-obatan pribadi perlu disiapkan sesuai kebutuhan masing-masing jemaah haji.

Perlengkapan obat yang disarankan meliputi obat resep yang sedang dikonsumsi, pereda nyeri seperti aspirin atau paracetamol, obat diare, antihistamin, obat batuk, serta suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C.

Infeksi saluran pencernaan dan pernapasan disebut rentan terjadi selama ibadah haji, sehingga ketersediaan obat menjadi bagian dari persiapan penting.

Perlengkapan Mandi dan Kebersihan

Peralatan mandi yang perlu dibawa meliputi handuk bersih, sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, serta sabun cuci muka.

Selama berihram, jemaah haji perlu memperhatikan aturan penggunaan produk tanpa wewangian.

Tisu toilet atau tisu kering, tisu basah tanpa aroma, serta deodoran tanpa wewangian juga termasuk perlengkapan yang perlu disiapkan.

Baca Juga:  Visa Sudah Keluar, Almarhum Vidi Aldiano Harusnya Pergi Haji Tahun Ini

Seluruh peralatan mandi dan kebersihan diri disarankan disimpan dalam tas kecil agar lebih praktis dibawa.

Perlengkapan Tambahan

Cuaca di Tanah Suci umumnya lebih panas dibandingkan Indonesia.

Oleh karena itu, jemaah haji dianjurkan membawa sunscreen dengan SPF 30 atau lebih, payung, topi, dan kacamata hitam untuk melindungi diri dari paparan matahari.

Tas pinggang untuk menyimpan uang dan dokumen kecil, botol minum isi ulang, handphone dan charger, power bank sesuai ketentuan kapasitas penerbangan, universal adapter, deterjen, serta gantungan pakaian dan perlengkapan tambahan lainnya yang dapat menunjang aktivitas selama di Tanah Suci.

Selain barang yang perlu dibawa, jemaah haji juga perlu memperhatikan barang yang dilarang atau dibatasi.

Dengan menyiapkan seluruh perlengkapan tersebut sesuai kebutuhan dan ketentuan, jemaah haji, termasuk yang tengah mempersiapkan haji 2026, dapat memastikan kebutuhan dasar selama menjalankan ibadah haji terpenuhi.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending