Connect with us

Lifestyle

Panduan Lengkap Niat dan Tata Cara Salat Iduladha

Salat Iduladha akan dilaksanakan 6 Juni 2025. Simak panduan niat, takbir, dan urutan lengkap pelaksanaannya di sini.

Logompn

Published

on

Panduan lengkap niat dan tata cara salat iduladha
Ilustrasi iduladha. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 6 Juni 2025 - Pelaksanaan salat iduladha dijadwalkan pada pagi hari tanggal 10 Dzulhijjah atau bertepatan dengan 6 Juni 2025.

Dikutip MPN Indonesia dari laman NU Lampung, salat ini merupakan ibadah sunnah muakkad yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan, baik yang tinggal di rumah maupun dalam perjalanan.

Dalam pelaksanaannya, memahami niat dan tata cara salat Iduladha menjadi sangat penting karena salat ini hanya dilakukan setahun sekali.

Niat menjadi salah satu syarat sahnya ibadah, termasuk salat Iduladha.

Berdasarkan penjelasan Imam Ramli dalam Nihayatul Muhtaj, pelafalan niat dianjurkan agar lisan membantu hati dalam kekhusyukan.

Adapun niat salat Iduladha bervariasi tergantung posisi pelaksanaannya—apakah sebagai imam, makmum, atau sendiri. Berikut bacaan niatnya:

Bacaan Niat Salat Iduladha

Sebagai Imam

 أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’ataini imâman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: Aku berniat salat sunnah Iduladha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala

Sebagai Makmum

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’ataini ma’mûman lillâhi ta‘âlâ
Artinya: Aku berniat salat sunnah Iduladha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala

Salat Sendiri

أُصَلِّيْ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatan li ‘îdil adlhâ rak’ataini lillâhi ta‘âlâ
Artinya: Aku berniat salat sunnah Iduladha dua rakaat karena Allah Ta’ala

Tata Cara Lengkap Salat Iduladha

Berikut adalah urutan pelaksanaan salat Iduladha secara lengkap sesuai sunnah:

  1. Melafalkan niat sesuai posisi (imam, makmum, atau sendiri).
  2. Takbiratul ihram (mengangkat tangan dan membaca “Allahu Akbar”).
  3. Membaca doa iftitah.
  4. Melakukan tujuh kali takbir tambahan pada rakaat pertama (selain takbiratul ihram).
  5. Di antara takbir-takbir tersebut, membaca dzikir seperti:
Baca Juga:  Idul Adha 2026: Ini Jadwal Libur dan Cuti Bersamanya

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Artinya: Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.

  1. Membaca Surah Al-Fatihah.
  2. Disunnahkan membaca Surah Al-A’la setelah Al-Fatihah.
  3. Melanjutkan gerakan salat seperti biasa: ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan berdiri untuk rakaat kedua.
  4. Pada rakaat kedua, melakukan lima kali takbir tambahan.
  5. Di sela takbir, membaca dzikir seperti pada rakaat pertama.
  6. Membaca Surah Al-Fatihah.
  7. Disunnahkan membaca Surah Al-Ghasyiyah setelah Al-Fatihah.
  8. Menyempurnakan salat hingga salam.

Setelah salam, dianjurkan untuk mendengarkan khutbah Iduladha.

Selain pelaksanaan salat, umat Islam juga disunnahkan memperbanyak takbir dari malam Iduladha hingga akhir hari tasyriq (13 Dzulhijjah), terutama setelah salat fardhu.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending