Olahraga
FIFA Klaim Konflik di Timur Tengah Tak Akan Tunda Piala Dunia 2026
FIFA memastikan Piala Dunia 2026 tetap digelar meski konflik Timur Tengah memanas. Turnamen sepak bola terbesar dunia ini berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko.
MPN Indonesia 12 Maret 2026 - Kepala operasional Piala Dunia FIFA, Heimo Schirgi, menegaskan bahwa gelaran Piala Dunia 2026 tidak akan ditunda meskipun terjadi konflik internasional di Timur Tengah yang melibatkan perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan Schirgi pada Senin (9/3) di Pusat Penyiaran Internasional di Dallas, Amerika Serikat.
Schirgi menyatakan bahwa FIFA terus memantau dampak perang Iran secara harian, tetapi memastikan bahwa turnamen akan tetap berjalan sesuai jadwal.
“Pada suatu saat, kami akan memiliki resolusinya, dan Piala Dunia akan tetap berlangsung, tentu saja,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui ABC News pada Kamis, (12/3).
“Piala Dunia terlalu besar, dan kami berharap semua negara yang lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” lanjutnya.
Turnamen Piala Dunia edisi 2026 akan diselenggarakan mulai 11 Juni hingga 19 Juli di 16 kota yang tersebar di tiga negara.
Sebelas kota di Amerika Serikat, tiga kota di Meksiko, dan dua kota di Kanada.
Ini akan menjadi kali pertama turnamen melibatkan 48 negara dari enam konfederasi berbeda.
FIFA Pantau Situasi Timur Tengah dan Status Iran
FIFA menyatakan bahwa mereka terus menjalin komunikasi dengan federasi sepak bola Iran untuk mendapatkan informasi terkini.
Namun, Schirgi tidak memberikan rincian terkait isi pembicaraan tersebut.
“Situasinya berubah dari hari ke hari dan kami memantaunya dengan cermat. Kami bekerja sama dengan semua mitra federal kami dan juga mitra internasional kami dalam mengevaluasi situasi,” kata Schirgi.
Iran dijadwalkan bertanding di Grup G bersama Belgia, Selandia Baru, dan Mesir.
Dua pertandingan Iran akan dilangsungkan di Los Angeles, dan satu pertandingan lainnya di Seattle.
Permintaan tersebut didasari oleh gangguan persiapan tim akibat konflik bersenjata yang masih berlangsung.
Menurut laporan The New Arab, beberapa media internasional melaporkan bahwa wilayah udara Irak ditutup hingga 1 April karena konflik regional yang berkaitan dengan perang Iran.
Akibatnya, tim nasional Irak mengalami kesulitan untuk berkumpul dan bepergian ke luar negeri menjelang play-off Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 Dianggap Simbol Persatuan
Heimo Schirgi menegaskan bahwa meskipun dunia menghadapi tantangan global, FIFA tetap memandang turnamen ini sebagai momen untuk menyatukan berbagai bangsa.
“Mengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,” ujarnya.
“Bagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,” tambahnya.
FIFA memastikan bahwa penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meskipun terdapat potensi dampak dari konflik internasional di Timur Tengah.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
