Connect with us

Otomotif

Kapan Waktu Tepat Ganti Ban Motor? Cek 5 Tanda-tanda Ini Agar Aman di Jalan

Kenali ciri-ciri ban motor yang harus segera diganti, mulai dari tapak menipis, retakan, hingga usia pemakaian. Jangan abaikan demi keselamatan berkendara.

Logompn

Published

on

Kapan waktu tepat ganti ban motor cek 5 tanda tanda ini agar aman di jalan
Ilustrasi Ban Motor Diganti. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 19 September 2025 - Penggantian ban motor tidak hanya ditentukan dari kondisi fisik yang terlihat aus atau botak.

Ban memiliki masa pakai ideal dan tetap perlu diganti meskipun tampak masih layak digunakan.

Dikutip MPN Indonesia dari laman planetban.com, ban motor sebaiknya diganti setelah menempuh jarak 10.000 hingga 20.000 kilometer.

Selain itu, masa pemakaian juga menjadi faktor penting. Idealnya, ban digunakan hanya selama 1,5 hingga 2 tahun.

Jika digunakan lebih lama, kualitas material ban menurun sehingga berpotensi menimbulkan risiko seperti retakan, getas, hingga bocor halus.

Ban yang sudah berumur lebih dari lima tahun juga disarankan segera diganti meskipun tapaknya masih terlihat tebal.

Tanda Ban Harus Segera Diganti

1. Tapak Ban Menipis

Ketika alur atau tapak ban mulai menipis atau gundul, daya cengkeram terhadap jalan akan menurun drastis.

Hal ini membuat motor tidak stabil, pengereman berkurang, dan risiko selip meningkat.

Pemeriksaan bisa dilakukan melalui Tread Wear Indicator (TWI), yaitu tonjolan kecil pada alur ban.

Jika permukaan ban sejajar atau sangat dekat dengan TWI, maka ban wajib segera diganti.

2. Retakan dan Benjolan

Retakan halus maupun benjolan pada ban dapat membahayakan pengendara.

Kerusakan ini biasanya disebabkan oleh usia ban yang tua, penggunaan di medan ekstrem, atau terkena benda asing.

Retakan kecil atau benjolan tidak boleh disepelekan karena bisa membuat ban pecah tiba-tiba, terutama saat motor melaju kencang atau menikung tajam.

3. Usia Ban Melebihi Batas

Meski jarang digunakan, ban tetap memiliki batas usia. Jika sudah berumur lebih dari lima tahun, kualitas material akan menurun, elastisitas berkurang, dan potensi ban menjadi kering atau getas semakin besar.

Baca Juga:  Apakah Motor Listrik Boleh Kena Banjir? Ini Faktanya

Warna ban yang memudar juga dapat menjadi indikator bahwa ban sudah kedaluwarsa dan harus diganti.

4. Kerusakan Permanen

Beberapa kerusakan ban tidak bisa diperbaiki hanya dengan tambalan.

Misalnya, karet kembang ban yang lepas, bundelan kawat yang keluar, atau lubang pada sisi ban.

Kerusakan akibat oli atau bahan korosif juga termasuk permanen.

Jika ban sudah terlalu sering ditambal, sebaiknya segera diganti karena daya tahannya tidak lagi optimal.

5. Ban Tidak Sesuai Jenis Motor

Menggunakan ban yang tidak sesuai dengan spesifikasi motor dapat mengganggu stabilitas kendaraan.

Disarankan memakai ban sesuai tipe motor serta menjaga pola kembang ban depan dan belakang agar sama.

Hal ini penting untuk menjaga kinerja dan keamanan berkendara.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending