Connect with us

Otomotif

Mau Mudik? Kenali Ciri-Ciri Ban Mobil yang Harus Diganti

Mudik aman dimulai dari kondisi kendaraan yang prima. Kenali ciri ban mobil yang harus segera diganti agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Logompn

Published

on

Mau Mudik Kenali Ciri Ciri Ban Mobil yang Harus Diganti
Mau Mudik Kenali Ciri-Ciri Ban Mobil yang Harus Diganti. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 8 Maret 2026 - Menjelang musim mudik, penting bagi pemilik mobil untuk memastikan kondisi ban mobil dalam keadaan optimal.

Penggantian ban tidak hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga keselamatan berkendara. Risiko kecelakaan dapat meningkat jika ban dalam kondisi tidak layak.

Beberapa kondisi seperti ban aus, retak, atau tidak merata wajib diwaspadai, terutama saat melakukan perjalanan jauh seperti mudik.

Ada lima ciri utama yang menjadi indikator ban sudah tidak layak pakai, dikutip MPN Indonesia melalui Otomax store pada Minggu, (8/3).

Ciri-ciri ini tidak hanya berkaitan dengan umur ban, tetapi juga kondisi fisik dan performa ban saat digunakan.

Terlebih jika ban sering mengalami kebocoran atau tampak benjol, sebaiknya segera diganti sebelum digunakan di perjalanan panjang.

Ciri-Ciri Ban Mobil yang Harus Diganti

1. Kembang Ban Sudah Tipis

Ban mobil yang tapaknya sudah mendekati atau melewati batas TWI (Tread Wear Indicator) harus segera diganti.

Ban yang kembangnya tipis akan kehilangan daya cengkeram, terutama di jalan basah atau licin.

Ban dalam kondisi botak sangat berisiko menyebabkan hilangnya kendali kendaraan.

2. Usia Ban Lebih dari 5 Tahun

Ban yang sudah digunakan lebih dari 5 tahun, meski jarang dipakai, cenderung mengeras dan kehilangan elastisitasnya.

Hal ini bisa menyebabkan ban pecah saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Oleh karena itu, penting mengganti ban jika sudah melewati usia tersebut, apalagi jika akan digunakan untuk perjalanan jauh seperti mudik.

Baca Juga:  Daftar Merek Mobil yang Terintegrasi dengan Fitur Car Key di iPhone

3. Ban Retak-Retak

Retakan kecil maupun besar pada dinding samping ban (sidewall) merupakan tanda bahwa struktur ban telah melemah.

Meskipun terlihat sepele, retakan ini dapat memperbesar risiko ban pecah, khususnya saat menempuh perjalanan jarak jauh dengan beban penuh.

4. Permukaan Ban Tidak Merata

Aus tidak merata pada permukaan ban biasanya menandakan adanya masalah pada suspensi mobil atau tekanan angin yang tidak sesuai.

Jika kondisi aus ini sudah parah, maka ban wajib diganti agar kestabilan kendaraan tetap terjaga saat berkendara.

5. Ban Sering Kempes atau Bocor Halus

Jika ban sering kehilangan tekanan meskipun sudah ditambal, berarti struktur dalam ban sudah melemah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ban sudah tidak layak pakai dan harus segera diganti untuk menghindari risiko lebih besar saat digunakan.

Penyebab Ban Pecah di Jalan

Selain faktor usia dan kondisi fisik ban, beban berlebih juga dapat menyebabkan ban pecah.

Walau tekanan angin cukup, namun beban yang dibawa melebihi batas kemampuan ban maka bisa menyebabkan pecah ban.

Selain itu, munculnya benjolan pada dinding ban juga menjadi indikasi bahwa ban sudah mengalami kerusakan serius dan sebaiknya tidak digunakan lagi.

Pemilik mobil disarankan untuk rutin memeriksa kondisi ban secara menyeluruh, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh seperti mudik.

Deteksi dini terhadap kerusakan ban termasuk dalam tips dan trik otomotif penting untuk menjaga keselamatan di jalan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending