Connect with us

Otomotif

15+ Istilah Otomotif yang Wajib Dipahami Pemilik Mobil

Kenali 15 istilah otomotif penting seperti tune up, overheat, hingga horsepower agar lebih paham saat servis mobil di bengkel.

Logompn

Published

on

15 Istilah Otomotif yang Wajib Dipahami Pemilik Mobil
15 Istilah Otomotif yang Wajib Dipahami Pemilik Mobil. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 9 Maret 2026 - Pemilik mobil perlu memahami sejumlah istilah yang sering digunakan dalam dunia otomotif dan bengkel, terutama saat melakukan perawatan atau konsultasi teknis.

Istilah-istilah ini penting diketahui untuk memudahkan komunikasi dengan mekanik serta memahami kebutuhan kendaraan.

Dikutip MPN Indonesia melalui laman Grid Oto dan Wuling, berikut adalah 15 istilah otomotif yang sering digunakan, baik dalam perawatan rutin maupun dalam penjelasan teknis oleh mekanik di bengkel mobil.

Tune Up

Tune up adalah proses perawatan kendaraan yang bertujuan mengembalikan kondisi mesin agar bekerja secara optimal.

Proses ini biasanya meliputi pemeriksaan dan pembersihan komponen mesin, penyetelan ulang sistem tertentu, serta penggantian komponen yang sudah aus atau tidak berfungsi dengan baik.

Turun Mesin

Turun mesin mengacu pada pembongkaran total mesin kendaraan untuk perbaikan atau perawatan intensif.

Proses ini biasanya memakan biaya besar karena melibatkan pemisahan mesin dari rangka kendaraan.

Horsepower (HP)

Horsepower atau HP adalah satuan untuk mengukur tenaga atau kekuatan mesin kendaraan.

Sebagai gambaran, satu HP setara dengan sekitar 75 kilogram kekuatan meter per detik.

Mesin sedan biasanya memiliki tenaga sekitar 120 HP, sementara SUV bisa mencapai 200 HP.

Horsepower menggambarkan kemampuan mesin melakukan kerja dalam waktu tertentu. Semakin besar angka horsepower, semakin besar tenaga yang bisa dihasilkan mesin.

Mileage

Mileage adalah istilah untuk jarak tempuh kendaraan.

Baca Juga:  Amankah Mengecas Mobil Listrik Saat Hujan? Begini Faktanya

Kendaraan dengan mileage lebih dari 100.000 km umumnya memerlukan perhatian lebih pada komponen seperti oli, suku cadang, atau air baterai.

Nomor Rangka

Nomor rangka merupakan nomor identifikasi kendaraan yang terdiri dari 17 digit angka dan huruf.

Nomor ini menunjukkan informasi penting seperti model, lokasi produksi, hingga sejarah kendaraan.

Lokasinya bisa ditemukan di dasbor, bawah kursi depan, atau bagian pintu pengemudi.

Viskositas Oli

Viskositas oli adalah ukuran kekentalan pelumas.

Oli dengan viskositas rendah lebih mudah mengalir dalam suhu rendah, sementara viskositas tinggi membantu menjaga tekanan oli pada suhu tinggi dan beban berat.

Coolant

Coolant atau air pendingin berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil.

Perannya krusial untuk mencegah mesin overheat baik dalam kondisi panas maupun dingin.

Filter Udara

Filter udara bertugas menyaring kotoran dari udara yang masuk ke mesin kendaraan.

Komponen ini menjaga kebersihan ruang bakar agar mesin tetap bekerja secara efisien.

Overheat

Overheat terjadi ketika suhu mesin melebihi batas normal, umumnya disebabkan oleh kerusakan pada sistem pendingin.

Jika hal ini terjadi, kendaraan perlu didiamkan terlebih dahulu hingga suhu kembali normal sebelum dinyalakan.

Rem

Rem adalah komponen penting untuk memperlambat laju kendaraan.

Biasanya, rem perlu diganti setiap 80.000 km, namun durasinya bisa berubah tergantung gaya berkendara dan kondisi jalan.

Electronic Fuel Injection (EFI)

EFI adalah sistem pembakaran bahan bakar menggunakan injeksi elektronik.

Sistem ini menggantikan karburator dan membuat konsumsi BBM lebih efisien.

Variable Valve Timing – intelligent (VVT-i)

VVT-i berfungsi mengatur waktu pembukaan katup masuk secara variatif guna mengoptimalkan sirkulasi udara di ruang silinder.

Sistem ini membantu meningkatkan efisiensi pembakaran.

Intelligent Dual Sequential Ignition (i-DSI)

I-DSI menggunakan dua busi pada satu silinder.

Baca Juga:  12 Tips Berkendara Mobil Listrik agar Hemat Baterai

Teknologi ini menghasilkan pembakaran yang merata dan lebih efisien, sehingga menghemat bahan bakar.

Drive By Wire (DBW)

Drive by wire atau throttle actuator control (TAC) menggantikan kabel throttle konvensional dengan sistem elektronik.

Teknologi ini lebih responsif dan tidak mengalami masalah regangan seperti pada kabel tradisional.

Variable Geometric Turbo (VGT)

VGT digunakan pada kendaraan bermesin diesel dengan turbocharger.

Teknologi ini membantu mengatur tekanan udara di dalam turbo untuk meningkatkan performa mesin secara keseluruhan.

Bore Up and Stroke Up

Dalam konteks piston pada mesin mobil, bore up merupakan proses memperbesar diameter piston guna meningkatkan kapasitas mesin serta performanya secara keseluruhan.

Sementara itu, stroke up adalah proses memperpanjang langkah piston untuk menambah kapasitas dan meningkatkan kinerja mesin secara keseluruhan.

Bleeding Rem

Bleeding rem adalah proses mengeluarkan udara yang terperangkap di dalam sistem hidrolik rem kendaraan, agar kinerja pengereman kembali normal dan respons pedal rem menjadi lebih baik.

Sistem rem pada mobil atau motor bekerja menggunakan cairan rem (brake fluid) untuk menyalurkan tekanan dari pedal rem ke kaliper atau kampas rem.

Jika ada udara masuk ke dalam sistem, tekanan tidak dapat tersalurkan dengan baik karena udara mudah terkompresi.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending