Connect with us

Otomotif

Mengenal Mobil asal China Hongqi yang Dikabarkan bakal Masuk ke Indonesia

HongQI dikabarkan memulai bisnis di Indonesia bersama Indomobil Group dan berpotensi debut di GIIAS 2026.

Logompn

Published

on

Mengenal Mobil asal China Hongqi yang Dikabarkan bakal Masuk ke Indonesia
Mengenal Mobil asal China Hongqi yang Dikabarkan bakal Masuk ke Indonesia. Gambar: Dok. HongQI

MPN Indonesia 10 Mei 2026 - Merek mobil tertua asal China, HongQI, dikabarkan akan segera memulai aktivitas bisnis di Indonesia dengan menggandeng Indomobil Group sebagai mitra strategis.

Kepastian tersebut disampaikan oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, di Senayan, Jakarta Pusat.

Meski belum mengumumkan tanggal resmi peluncuran, kendaraan premium asal China itu berpotensi melakukan debut pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Kehadiran HongQI di Indonesia menandai langkah ekspansi lanjutan merek mobil tersebut ke pasar otomotif Tanah Air.

Tan Kim Piauw menegaskan bahwa proses kerja sama telah memasuki tahap akhir.

“Mudah-mudahan segera bisa diumumkan. Tapi itu sudah sangat serius tahap finalisasi dengan Indomobil-nya. Ya mudah-mudahan (bisa tahun ini),” ujar Tan Kim Piauw.

Sinyal masuknya HongQI juga sebelumnya terungkap melalui laporan informasi atau fakta material yang dirilis PT Indomobil Sukses Internasional (ISI) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam edaran yang diterbitkan pada 8 Juli tahun lalu, disebutkan adanya penandatanganan dokumen kerja sama distribusi kendaraan bermotor merek HongQI antara China FAW Group Import & Export Co., Ltd. dengan PT IMG Sejahtera Langgeng (IMSGL), anak perusahaan yang 99,9 persen sahamnya secara efektif dimiliki perseroan.

PT IMSGL disepakati akan mengelola distribusi kendaraan beserta layanan purna jualnya di Indonesia.

Sejarah dan Perkembangan HongQI di China

HongQI merupakan merek mobil nasional tertua di China yang pertama kali dibentuk pada 1958 di bawah naungan FAW Group, perusahaan otomotif milik negara.

Secara harfiah, HongQI berarti “Red Flag” atau bendera merah, yang merujuk pada simbol Partai Komunis China.

Baca Juga:  Prabowo Tawarkan Proyek Giant Sea Wall Senilai Rp1.750 Triliun ke China hingga Eropa

Merek ini lahir dari kebijakan pemerintah China untuk memiliki mobil produksi dalam negeri yang dapat digunakan oleh pejabat tinggi negara, serupa dengan Rolls-Royce atau Mercedes-Benz di negara lain.

Model pertama yang diproduksi adalah HongQI CA72. Kendaraan tersebut digunakan sebagai mobil kenegaraan dan dalam parade resmi.

Pada era 1960-an hingga 1980-an, HongQI dikenal sebagai mobil pejabat pemerintah setempat.

Presiden, pejabat tinggi, hingga tamu negara menggunakan mobil tersebut dalam berbagai kegiatan resmi.

Memasuki era 1990-an, penjualan HongQI mengalami penurunan karena model yang dinilai kurang mengikuti perkembangan desain otomotif.

FAW Group kemudian melakukan pembaruan dengan menghadirkan model-model baru yang memiliki desain lebih modern.

Transformasi pabrikan China pada era 2010-an turut mendorong perubahan pada HongQI, termasuk dengan merekrut mantan desainer Rolls-Royce, Giles Taylor, untuk membentuk identitas desain baru.

Model dan Posisi HongQI sebagai Merek Premium

Saat ini, HongQI dikenal sebagai brand premium dengan berbagai model yang dipasarkan untuk konsumen reguler maupun kebutuhan kenegaraan.

Beberapa model yang tersedia untuk pasar umum antara lain H5, H7, H9, HS5, HS7, HQ9, serta HS9 EV atau E-HS9.

Model H9 kerap dijuluki sebagai “RR-nya China” karena tampilannya yang mewah, sementara E-HS9 merupakan SUV listrik premium yang telah dipasarkan di berbagai negara.

Ciri khas desain mobil HongQI terlihat pada garis merah yang membentang dari grille hingga kap mesin, melambangkan simbol “Red Flag”.

Meski kendaraan yang digunakan Presiden Xi Jinping tidak dijual untuk umum, merek ini tetap menyediakan varian premium bagi konsumen.

Dari sisi harga, model paling terjangkau yakni H5 dipasarkan dengan harga sekitar Rp414 jutaan.

Sementara model termahal, E-HS9 atau HS9 EV, dibanderol sekitar Rp2,2 miliar.

Baca Juga:  Trump Hajar China dengan Tarif 125%, Sebut Negeri Tirai Bambu Kurang Hormat

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending