Connect with us

Otomotif

Musim Hujan Saat Mudik? Begini Cara Siapkan Mobil agar Tetap Aman

Pastikan mobil siap menghadapi musim hujan saat mudik Idulfitri. Lakukan perawatan ban, wiper, mesin, dan kabin agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Logompn

Published

on

Musim hujan saat mudik begini cara siapkan mobil agar tetap aman
Musim Hujan Saat Mudik? Begini Cara Siapkan Mobil agar Tetap Aman. Gambar : Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 25 Maret 2025 - Memasuki musim hujan yang bertepatan dengan momen mudik Idulfitri, para pemilik mobil diimbau untuk melakukan persiapan menyeluruh guna menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

Musim hujan menimbulkan berbagai tantangan seperti jalanan licin, genangan air, hingga risiko kerusakan mesin.

Oleh karena itu, pemeliharaan mobil menjadi langkah krusial sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik lebaran.

Menurut penggiat otomotif, Aby kepada MPN Indonesia, “Perawatan mobil saat musim hujan harus lebih menyeluruh karena kondisi cuaca hujan lebat bisa memengaruhi performa kendaraan. Terutama saat digunakan untuk mudik yang menempuh jarak panjang.”

Rutin Membersihkan Mobil untuk Cegah Karat

Air hujan mengandung zat asam yang dapat merusak lapisan cat dan menyebabkan karat pada bodi mobil jika tidak segera dibersihkan.

Oleh karena itu, mencuci mobil secara rutin, terutama setelah terkena hujan, menjadi langkah awal yang penting.

Selain bodi, bagian bawah mobil juga perlu dibersihkan dari cipratan air dan lumpur yang berpotensi memicu korosi.

Pemeriksaan Ban dan Tekanan Angin

Ban merupakan komponen vital dalam menjaga stabilitas dan cengkeraman mobil di jalanan basah.

Ban yang botak atau aus sangat berisiko saat digunakan di jalan licin. Selain itu, tekanan angin juga harus sesuai dengan rekomendasi pabrikan.

Ban yang terlalu kempis atau keras dapat memengaruhi kontrol kendaraan, terutama saat melakukan perjalanan jauh untuk mudik Idulfitri.

Baca Juga:  2 Pria Berpeci Gasak Brankas Isi Emas 1 Kg saat Pemilik Rumah Salat Idulfitri

Wiper dan Lampu Penerangan

Visibilitas menjadi faktor kunci keselamatan saat berkendara di tengah hujan.

Pengemudi disarankan memeriksa kondisi karet wiper dan menggantinya jika sudah aus.

Wiper yang tidak berfungsi dengan baik akan mengganggu pandangan. Hal yang sama berlaku untuk sistem pencahayaan.

Lampu utama, rem, dan sein harus berfungsi optimal agar mobil tetap terlihat oleh pengendara lain di tengah cuaca buruk.

Lindungi Kabin dari Kelembapan

Kelembapan akibat sepatu basah dapat menyebabkan pertumbuhan jamur di dalam kabin mobil.

Untuk mencegah hal ini, penggunaan karpet tambahan berbahan karet waterproof sangat dianjurkan.

Karpet ini memudahkan pembersihan dan membantu menjaga kebersihan interior mobil selama musim hujan dan saat digunakan untuk mudik.

Periksa Karet Perapat dan Cegah Kebocoran

Air hujan dapat masuk ke dalam kabin mobil melalui celah kecil di pintu atau jendela jika karet perapat sudah rusak.

Pemeriksaan kondisi karet perapat menjadi penting, terutama sebelum perjalanan jauh seperti mudik lebaran.

Jika ditemukan kerusakan atau kelonggaran, segera lakukan penggantian.

Memarkir kendaraan di tempat terlindung juga dianjurkan untuk mencegah kebocoran.

Mesin dan Sistem Kelistrikan

Genangan air dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin mobil. Jika mobil sempat terendam, jangan langsung menyalakan mesin.

Beberapa langkah perlu dilakukan, seperti memeriksa filter udara, mengeringkan busi dan coil, serta mengecek kondisi oli. Oli yang tercampur air harus segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

“Musim hujan meningkatkan potensi mobil terkena banjir ringan di beberapa jalur mudik. Jadi, penting untuk tahu cara menangani mobil yang sempat terendam,” ujar Aby.

Fungsi Sistem AC dan Penghilang Embun

Kaca berembun sering menjadi masalah saat hujan. Untuk mengatasi hal ini, pastikan sistem AC berfungsi dengan baik.

Baca Juga:  Diskon Tarif Tol Arus Balik Lebaran 30%, Ini Jadwalnya!

AC akan membantu menghilangkan embun di kaca depan, sementara penghilang embun di kaca belakang perlu diperiksa untuk memastikan visibilitas tetap optimal selama perjalanan.

Panaskan Mobil Secara Rutin

Suhu udara yang dingin saat musim hujan dapat memengaruhi performa mesin.

Oleh karena itu, memanaskan mobil minimal dua hari sekali sangat dianjurkan, bahkan jika mobil tidak digunakan.

Hal ini membantu menjaga suhu kerja mesin agar tetap optimal, terutama sebelum perjalanan mudik.

Bawa Payung dan Perlengkapan Tambahan

Sebagai tambahan, membawa payung di dalam mobil bisa membantu menjaga interior tetap kering saat harus turun di tengah hujan.

Hal ini juga mencegah air dari luar masuk ke dalam kabin dan menciptakan kelembapan yang tidak diinginkan.

Persiapan menyeluruh terhadap mobil sebelum musim mudik Idulfitri sangat penting, terutama di tengah musim hujan.

Pemeriksaan dan perawatan menyeluruh terhadap ban, wiper, mesin, serta sistem pencahayaan dan kabin akan membantu memastikan kendaraan tetap aman, nyaman, dan tahan terhadap tantangan cuaca ekstrem.

Dengan langkah yang tepat, perjalanan mudik menggunakan mobil pribadi akan lebih tenang dan aman.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending