Otomotif
United E-Motor Perkenalkan Produk Pakai Baterai Lithium, Simak Keunggulannya!
United E-Motor mulai menggunakan baterai lithium pada seluruh lini motor listrik mulai September 2026.
MPN Indonesia 29 Agustus 2026 - United E-Motor mulai menerapkan penggunaan baterai lithium pada seluruh lini motor listrik yang dipasarkan mulai September 2026.
Langkah ini diumumkan PT Terang Dunia Internusa Tbk sebagai bagian dari strategi standardisasi teknologi untuk meningkatkan kualitas produk dan pengalaman berkendara.
Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk Henry Mulyadi mengatakan baterai lithium sebagai keunggulan kendaraan listrik ke depan.
“Mulai September, seluruh produk United E-Motor yang kami pasarkan akan berbasis baterai lithium. Ini merupakan langkah strategis untuk melakukan standardisasi teknologi sekaligus mempersiapkan produk-produk kami menghadapi kebutuhan mobilitas listrik di masa depan,” ujar Henry dalam keterangan resmi, Kamis (27/8).
Strategi Pengembangan Kendaraan Listrik
Penggunaan baterai lithium dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan teknologi sebelumnya, seperti bobot baterai lebih ringan, serta efisiensi penggunaan energi lebih baik.
Selain itu, mendukung peningkatan performa kendaraan dan membantu mengoptimalkan jarak tempuh kendaraan.
Keunggulan tersebut menjadi salah satu alasan perusahaan menerapkan teknologi yang sama pada seluruh lini produknya.
C200 dan TX3000 Model yang Lebih Dulu Menggunakan Baterai Lithium
Sebelum kebijakan ini diterapkan secara menyeluruh, United E-Motor telah menghadirkan beberapa produk yang menggunakan baterai lithium.
Model yang telah mengadopsi teknologi tersebut, yaitu C2000 dan TX3000.
Baik C2000 maupun TX3000 telah menggunakan teknologi dua slot baterai lithium sebagai bagian dari pengembangan produk perusahaan.
Melalui standardisasi teknologi baterai, perusahaan juga sederhanakan pengembangan pada berbagai aspek kendaraan.
Perkembangannya mulai dari performa, sistem pengisian daya, pengelolaan baterai, hingga fitur pendukung lainnya.
Model C2000 mampu capai jarak tempuh 185km/charge, sedangkan TX3000 capai jarak tempuh hingga 90km/charge.
Fokus pada Pengembangan Teknologi Otomotif
Standardisasi baterai lithium juga menjadi bagian dari pengembangan teknologi otomotif yang diterapkan perusahaan pada lini motor listrik.
Teknologi baterai yang lebih seragam, proses pengembangan produk dapat difokuskan pada peningkatan sistem kendaraan dan fitur pendukung.
Henry mengatakan, perusahaan ingin hadirkan kendaraan yang tidak hanya tawarkan desain dan fitur, tetapi juga didukung teknologi baterai yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.
“Kami ingin konsumen mendapatkan produk yang tidak hanya menarik dari sisi desain dan fitur, tetapi juga memiliki teknologi baterai yang semakin relevan, efisien, dan dapat diandalkan,” kata Henry.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
