Politik
Anggota DPR Sindir Menkeu Purbaya di Raker Perdana: 2 Hari jadi Menteri, 2 Hari Paling Viral
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDIP, Harris Turino, menyindir viralnya Purbaya yang baru dua hari menjabat sebagai menteri keuangan.
MPN Indonesia 11 September 2025 - Komisi XI DPR RI menggelar rapat kerja perdana bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (10/9).
Di tengah pembahasan terkait pertumbuhan ekonomi dan kondisi fiskal nasional, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Harris Turino, menyindir viralnya Purbaya yang baru dua hari menjabat sebagai menteri keuangan.
“Ini pertama-tama selamat Pak, dua hari jadi menteri, sekaligus dua hari Bapak jadi orang yang paling viral seluruh Indonesia, ” ujar Harris dikutip MPN Indonesia dari siaran langsung YouTube TVR Parlemen, Kamis (11/9).
DPR Kritisi Target Ekonomi yang Dicanangkan Purbaya
Dalam rapat kerja perdana dengan Komisi XI DPR RI, Purbaya hadir bersama tiga wakilnya, yakni Thomas Djiwandono, Anggito Abimanyu, dan Suahasil Nazara.
Harris pun menyoroti sejumlah tantangan ekonomi nasional yang dinilai tidak sejalan dengan target pertumbuhan 6–7 persen yang dicanangkan Purbaya.
Ia mengungkapkan bahwa angka pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2026 sudah dipatok dan jika diubah sesuai dengan target Purbaya, maka akan ikut merubah parameter lainnya.
“Persoalannya adalah di 5,4 persen pertumbuhan ekonomi itu, kalau geser ke 6 sampai 7 persen tentu ada parameter lain yang berubah,” ujar Harris.
Tak hanya itu, ia kemudian mengkritisi kebijakan fiskal yang akan diambil oleh Purbaya, termasuk apakah pemerintah akan melonggarkan utang demi mengejar target tersebut.
“Yang berubah itu apanya Pak? Apakah kemudian utangnya dilonggarkan sehingga utang kita membesar?” lanjutnya.
Meski demikian, Harris menyambut positif semangat kerja Menkeu Purbaya. Ia berharap target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen yang sering disampaikan oleh Presiden Prabowo bisa tercapai.
“Harapannya adalah memang akhirnya angka 8% yang berkali-kali disampaikan oleh Presiden Prabowo bisa tercapai,” katanya.
Permintaan Maaf Purbaya
Sindiran Harris dalam rapat muncul merespons pernyataan Purbaya yang sebelumnya menyebut 17+8 Tuntutan Rakyat hanya mewakili sebagian kecil masyarakat.
Pernyataan ini menuai reaksi keras publik dan viral di media sosial, sehingga sehari setelahnya Purbaya memberikan klarifikasi serta menyampaikan permintaan maaf.
“Bukan sebagian kecil. Maksudnya begini, ketika ekonomi agak tertekan, banyak kan masyarakat yang merasa susah, bukan sebagian kecil ya. Mungkin sebagian besar kalau sudah sampai turun ke jalan,” jelasnya saat ditemui di Istana Kepresidenan pada Selasa (9/9).
Usai memberi klarifikasi, Purbaya menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya dan mengakui bahwa pernyataan kontroversialnya akan menjadi evaluasi tersendiri
“Kalau kemarin salah ngomong, saya minta maaf. Tapi kan ini proses edukasi ke publik. Ya nggak apa-apa. Saya juga sama. Kalau saya salah, saya perbaiki” ucapnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
