Connect with us

Politik

Bahlil cs bakal Dapat Bintang Kehormatan dari Prabowo, Berjasa Wujudkan B50

Prabowo Subianto akan memberikan bintang kehormatan kepada pejabat yang berjasa dalam mewujudkan program B50.

Logompn

Published

on

Bahlil cs bakal Dapat Bintang Kehormatan dari Prabowo, Berjasa Temukan B50
Bahlil cs bakal Dapat Bintang Kehormatan dari Prabowo, Berjasa Temukan B50. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 10 Juli 2026 - Presiden Prabowo Subianto berjanji memberikan bintang kehormatan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta sejumlah pejabat yang berjasa dalam mewujudkan biodiesel B50.

Rencana pemberian penghargaan tersebut disampaikan saat peluncuran B50 di Rest Area KM 57, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).

Prabowo Subianto menilai pengembangan B50 merupakan pekerjaan besar. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan kontribusi, jasa, dan hasil kerja mereka.

“Saya ingin memberi tanda kehormatan bintang penghargaan kepada mereka. Yang dapat bintang semuanya pangkatnya sudah tinggi, bukan soal pangkat, soal pekerjaan, jasa, hasil untuk bangsa dan negara. B50 ini hasil besar untuk bangsa dan negara dan rakyat,” kata Prabowo, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat (10/7).

Prabowo Minta Nama Pejabat yang Berjasa Dikumpulkan

Dalam acara peluncuran, Prabowo meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mencatat nama-nama pihak yang berkontribusi terhadap terwujudnya program tersebut.

“Saudara-saudara sekalian, memang ini usaha besar. Sekali lagi intinya hari ini terima kasih, kebahagiaan bagi saya,” ujarnya.

“Nanti Mensesneg coba saya minta nama-nama ya, Menteri ESDM (Bahlil), Dirut Pertamina (Simon Aloysius), Menko Ekonomi (Airlangga), Pak Rosan (CEO Danantara), dan pejabat lain. Saya minta mereka-mereka yang berjasa dalam proses mencapai B50, saya minta nama-namanya ya,” imbuh dia.

Selain pejabat pemerintah, Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada para ilmuwan dari perguruan tinggi yang terlibat dalam pengkajian biodiesel.

Kajian tersebut menjadi bagian dari proses penerapan mandatori biosolar dengan komposisi bahan nabati yang lebih tinggi.

“Terima kasih para ilmuwan dari kampus-kampus, teruskan pengkajian ini. Terima kasih Pertamina dan semua jajaranmu ya, teruskan jangan berhenti di B50, kalau bisa B60. Bulan apa B60?” kata Prabowo.

Baca Juga:  Bahlil: Banyak Tambang-tambang yang Kemarin Saya Cabut Izin Usahanya

Mengurangi Ketergantungan Impor Solar

Biosolar B50 merupakan bahan bakar solar yang mengandung campuran bahan nabati hasil pengolahan kelapa sawit sebesar 50 persen.

Program ini diluncurkan sebagai bagian dari diversifikasi energi dan pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap bahan bakar fosil serta impor solar.

Prabowo menyatakan Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan campuran biodiesel sebesar 50 persen pada bahan bakar solar.

Pemerintah juga mengeklaim penerapan program tersebut membuat Indonesia tidak perlu lagi mengimpor solar dari luar negeri.

Menurut Prabowo, penerapan B50 dapat mengurangi pengeluaran devisa hingga Rp170 triliun.

“Jadi, hari ini saya ucapkan terima kasih atas semua unsur yang telah bekerja keras. Bayangkan kita sekarang sudah bisa menghemat devisa, uang keluar Rp170 triliun. 10 miliar dolar kita hemat,” ujar Prabowo.

(AKM/NID/RAD)

Trending