Connect with us

Politik

Bahlil Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman untuk 20 Hari

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional aman 20 hari meski konflik Timur Tengah masih memanas.

Logompn

Published

on

Bahlil Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman untuk 20 Hari
Bahlil Pastikan Cadangan BBM Nasional Aman untuk 20 Hari. Gambar: YouTube/ Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 3 Maret 2026 - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan bahwa cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional masih aman untuk 20 hari ke depan.

Pernyataan ini disampaikan Bahlil saat akan menghadiri rapat bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/3), dalam rangka membahas dampak situasi geopolitik yang memanas di Timur Tengah.

“Masih cukup, 20 hari,” kata Bahlil Lahadalia kepada awak media di Istana Negara.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini subsidi BBM di dalam negeri belum terdampak, meskipun terdapat potensi kenaikan harga minyak dunia.

“Sampai hari ini enggak ada masalah, tapi kan harga dunia pasti akan terjadi koreksi ketika kondisi geopolitik yang tetap terus memanas di Timur Tengah,” ujarnya.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM juga telah menyiapkan langkah mitigasi lanjutan.

Konflik Timur Tengah dan Antisipasi Pemerintah

Penutupan Selat Hormuz terjadi setelah serangan gabungan dari Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran pada Sabtu (28/2) pagi waktu setempat.

Serangan tersebut membuat Iran membalas dengan meluncurkan misil ke beberapa fasilitas militer AS.

Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan minyak dari kawasan Timur Tengah menuju Asia, termasuk Indonesia.

Penutupan selat tersebut memicu kekhawatiran terganggunya pasokan minyak global, namun pemerintah memastikan bahwa stok BBM nasional masih mencukupi untuk jangka pendek.

Bahlil Lahadalia juga menyampaikan bahwa kondisi saat ini tidak menimbulkan kepanikan dan stok tetap aman.

Selain itu, pemerintah juga telah mulai merealisasikan diversifikasi sumber pasokan energi, termasuk impor dari Amerika Serikat.

Rapat dengan Dewan Energi Nasional

Lebih lanjut, Bahlil menegaskan bahwa langkah-langkah lanjutan akan diputuskan setelah pertemuan dengan Dewan Energi Nasional (DEN).

Baca Juga:  Lebih Irit Pertamax atau Pertalite? Cek Faktanya di Sini

Bahlil menyatakan akan menggelar rapat dengan Dewan Energi Nasional (DEN) pada Selasa (3/3) untuk merumuskan respons terhadap eskalasi konflik Timur Tengah yang berdampak pada jalur distribusi energi global, terutama pascapenutupan Selat Hormuz oleh Iran.

“Besok saya akan melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional. Setelah itu baru saya akan menyampaikan hasil analisis dan kajian dari DEN,” tuturnya.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending