Connect with us

Politik

Dari Bos LPS jadi Menkeu, Purbaya: Waduh Gaji Turun

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku gaji yang ia terima setelah menjabat sebagai Menkeu lebih kecil dibandingkan saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS.

Logompn

Published

on

Dari bos lps jadi menkeu, purbaya waduh gaji turun
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa | Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 12 September 2025 - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa gaji yang ia terima setelah menjabat sebagai Menkeu lebih kecil dibandingkan saat menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Hal ini disampaikannya dalam acara GREAT Lecture Transformasi Ekonomi Nasional: Pertumbuhan yang Inklusif Menuju 8 Persen yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/9).

Purbaya membeberkan saat ia menikmati masa tugasnya selama lima tahun di LPS karena tidak ada kasus kebangkrutan bank besar selama masa jabatannya.

“Saya menikmati betul kerja di LPS. Lima tahun gaji gede, enggak ada bank gede yang bangkrut,” katanya dalam acara tersebut.

Lebih lanjut, ia kemudian mengaku kaget ketika mengetahui besaran gaji Menkeu setelah resmi dilantik.

“Waktu dilantik jadi Menteri Keuangan, saya tanya Sekjen gaji saya berapa? Sekian, waduh turun. Jadi gengsinya lebih tinggi tapi sepertinya gajinya lebih kecil,” ungkap Purbaya.

5 Tahun Menjabat di LPS

Purbaya resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (8/9), menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Sebelumnya, ia diketahui telah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS sejak tahun 2020 hingga mengundurkan diri pada hari pelantikannya sebagai Menteri Keuangan.

Usai resmi dilantik, ia menegaskan bahwa dirinya tidak lagi menduduki posisi tersebut.

“Di LPS saya sudah mengundurkan diri sejak dilantik ini. Jadi saya bukan Ketua Dewan Komisioner LPS lagi,” ungkapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, usai pelantikan.

Selama menjabat di LPS, Purbaya mengatakan perannya berada di balik layar dan baru aktif bekerja ketika ada bank yang mengalami krisis.

“LPS juga lembaga penting, tapi duduknya di belakang. Kalau bank-bank jatuh, baru kita bekerja keras,” jelasnya.

Baca Juga:  Pajak Pedagang Online Bakal Ditunda, Purbaya: Kita Tunggu Dulu

(AKM/NID/RAD)

Trending