Politik
Datangi KPK, Pramono Bahas Rencana Pembongkaran Monorel yang Mangkrak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menemui KPK untuk membahas penyelesaian proyek monorel Rasuna Said dan pemanfaatan lahan Sumber Waras yang lama terbengkalai.
MPN Indonesia 17 Oktober 2025 - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta Selatan pada Kamis siang (16/10).
Kedatangannya menarik perhatian media, namun Pramono menegaskan bahwa tujuan utama kunjungannya adalah untuk konsultasi dan koordinasi terkait program pencegahan korupsi.
Bahas Tiga Isu Utama
Dalam pertemuan tersebut, Pramono didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di antaranya perwakilan dari Inspektorat, Kepala Dinas Kesehatan, serta Staf Khusus Gubernur.
Ia menyampaikan bahwa ada tiga isu utama yang dibahas bersama KPK, yakni penyelesaian proyek monorel Rasuna Said yang telah lama terbengkalai, pemanfaatan lahan Rumah Sakit Sumber Waras yang belasan tahun tidak digunakan, serta kerja sama pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.
“Beberapa hal yang pertama berkaitan dengan keinginan pemerintah Jakarta untuk segera melakukan pembersihan ataupun menyelesaikan persoalan monorel yang ada di sepanjang Jalan Rasuna Said ini,” kata Pramono di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10).
Pramono menjelaskan, lahan Sumber Waras tidak akan dijual, melainkan akan dimanfaatkan untuk pembangunan rumah sakit tipe A di wilayah Jakarta.
Ia menekankan pentingnya melakukan konsultasi sejak awal dengan KPK agar tidak timbul permasalahan hukum di masa mendatang.
Penjelasan dari KPK
Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, menyebut bahwa penyelidikan terkait kasus lahan Sumber Waras telah dihentikan sejak tahun 2023.
Ia juga memastikan KPK siap memberikan pendampingan terhadap rencana pemanfaatan aset tersebut.
“KPK siap memberikan pendampingan dalam pemanfaatan aset tersebut,” jelas Bahtiar Ujang Purnama.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarlembaga, khususnya dalam pencegahan korupsi dan penataan aset milik pemerintah daerah.
Rencana Tindak Lanjut
Sebagai tindak lanjut, KPK dan Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan rapat lanjutan untuk membahas rencana teknis penyelesaian dua proyek utama, yaitu aset monorel Rasuna Said dan pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras.
Pemprov DKI Jakarta berkomitmen menjadikan kedua proyek tersebut sebagai contoh transparansi dalam pengelolaan aset daerah.
Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong tata kelola yang akuntabel, terutama di sektor transportasi dan layanan kesehatan.
(RIF/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
