Politik
Resmi! Prabowo dan Trump Sepakati Tarif Dagang 19% ke AS
Prabowo Subianto dan Donald Trump menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C., menurunkan tarif ekspor Indonesia ke AS dari 32% menjadi 19%.
MPN Indonesia 20 Februari 2026 - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) di Washington D.C. pada Kamis (19/2) waktu setempat.
Berdasarkan kesepakatan ini, barang-barang asal Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat akan dikenai tarif bea masuk sebesar 19%, turun dari sebelumnya 32% yang diberlakukan sejak awal 2025.
Penurunan tarif ini merupakan hasil dari rangkaian negosiasi dagang yang berlangsung sejak pertengahan 2025.
Kesepakatan perdagangan ini tidak hanya menurunkan tarif untuk barang Indonesia, tetapi juga menetapkan bahwa Indonesia akan menghapus hambatan tarif terhadap lebih dari 99% produk impor asal Amerika Serikat.
Produk-produk tersebut sebagian besar merupakan komoditas pertanian seperti gandum (wheat) dan kedelai (soybean) yang menjadi bahan baku utama untuk produk makanan seperti mi, tahu, dan tempe.
“Masyarakat Indonesia membayar 0% untuk barang yang diproduksi dari soybean ataupun wheat, dalam hal ini mi, tahu, dan tempe. Jadi masyarakat kita tidak dikenakan beban tambahan biaya untuk bahan baku yang kita impor dari AS,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip MPN Indonesia melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/2).
Penandatanganan ART dilakukan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.
Meski proses penandatanganan dilakukan di tingkat menteri, Presiden Prabowo dan Presiden Trump menyatakan kepuasan atas capaian tersebut.
“Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (20/2).
Rincian Kesepakatan Perdagangan Indonesia-AS
Dalam ART, tarif resiprokal sebesar 19% hanya berlaku secara umum.
Beberapa komoditas unggulan Indonesia mendapatkan pengecualian bea masuk sebesar 0% di pasar AS. Produk-produk tersebut meliputi:
- Minyak kelapa sawit
- Kopi
- Kakao
- Rempah-rempah
- Karet
- Komponen elektronik (termasuk semikonduktor)
- Komponen pesawat terbang
Sektor tekstil dan apparel juga mendapat fasilitas khusus dengan penerapan tarif 0% menggunakan mekanisme tariff-rate quota (TRQ).
Mekanisme ini memungkinkan produk tekstil Indonesia untuk bebas bea masuk selama tidak melebihi volume impor tertentu yang akan ditetapkan kemudian.
“AS berkomitmen menetapkan mekanisme yang memungkinkan barang tekstil dan aparel tertentu dari Indonesia untuk mendapatkan bea masuk resiprokal sebesar 0% atas volume impor yang akan ditentukan kemudian,” tulis pernyataan resmi White House.
Menurut Airlangga Hartarto, skema tersebut akan memberikan dampak langsung terhadap lapangan kerja.
“Kesepakatan di atas akan memberikan manfaat bagi 4 juta pekerja pada sektor tekstil,” ujarnya.
Di sisi lain, Indonesia memberikan pembebasan tarif bea masuk kepada sebagian besar produk dari AS, dengan cakupan lebih dari 99% dari seluruh sektor ekspor Amerika. Produk-produk tersebut termasuk:
- Produk pertanian
- Produk kesehatan
- Makanan laut
- Teknologi informasi dan komunikasi
- Produk otomotif
- Bahan kimia
Pemerintah Indonesia juga menyepakati pembelian sejumlah komoditas asal AS, antara lain energi senilai 15 miliar USD, produk pertanian senilai 4,5 miliar USD, serta barang dan jasa aviasi dari Boeing senilai 13,5 miliar USD.
Di luar kesepakatan tarif, Indonesia juga menandatangani nota kesepahaman dengan Freeport-McMoran terkait perpanjangan izin dan perluasan operasi tambang di Grasberg, Papua.
Proses Negosiasi dan Validitas Hukum
Perjanjian dagang ini merupakan hasil dari proses negosiasi intensif sejak kebijakan tarif resiprokal AS diumumkan pada April 2025.
Selama proses tersebut, Indonesia mengirim empat surat resmi dan mengadakan lebih dari 19 kali pertemuan teknis dengan USTR, termasuk tujuh kunjungan langsung ke Washington D.C.
“90% usulan Indonesia diterima AS,” ujar Airlangga.
Kesepakatan ART akan mulai berlaku 90 hari setelah proses hukum domestik di kedua negara diselesaikan.
Airlangga menambahkan bahwa perjanjian ini juga akan dikonsultasikan dengan DPR.
Rangkaian Kunjungan Prabowo dan Strategi Nasional
Presiden Prabowo tiba di Amerika Serikat pada Selasa (17/2), setelah sehari sebelumnya mengadakan pertemuan dengan para menteri ekonomi di Hambalang.
Menteri yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain:
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani
Kunjungan Prabowo ke AS juga mencakup pertemuan bisnis dan kehadiran dalam KTT Board of Peace pada (19/2).
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
