Connect with us

Politik

Menkeu Purbaya Sebut Cukai Rokok Sangat Tinggi: Firaun Lu?!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keprihatinan terhadap tingginya tarif cukai rokok yang saat ini mencapai 57 persen.

Logompn

Published

on

Menkeu purbaya sebut cukai rokok sangat tinggi firaun lu!
Menkeu Purbaya Sebut Cukai Rokok Sangat Tinggi | Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 21 September 2025 - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keprihatinan terhadap tingginya tarif cukai rokok yang saat ini mencapai 57 persen.

Dalam pernyataannya, Purbaya mengaku terkejut ketika mengetahui besarnya tarif cukai rokok saat ini.

“(Tapi) Ada cara mengambil kebijakan yang agak aneh untuk saya. Saya tanya, ‘Cukai rokok gimana? Sekarang berapa rata-rata?’ ‘Lima puluh tujuh persen.’ ‘Wah, tinggi amat. Firaun lu!‘ Kira-kira gitu, banyak banget ini,” ujarnya saat media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9).

Purbaya Soroti Dampak terhadap Industri

Dalam pernyataan lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kebijakan pajak tarif cukai dapat meningkatkan penerimaan negara, kebijakan tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pendapatan.

Ia mengakui adanya tujuan lain yaitu untuk mengendalikan konsumsi rokok di masyarakat.

“Rupanya kebijakan itu bukan hanya income saja di belakangnya, ada kebijakan memang untuk mengecilkan konsumsi rokok,” katanya.

Namun, Purbaya juga menilai bahwa desain kebijakan yang bertujuan mengurangi konsumsi rokok melalui penyusutan industri rokok perlu memperhitungkan dampak lanjutan.

Ia menyoroti risiko meningkatnya pengangguran apabila industri rokok ditekan tanpa adanya program mitigasi tenaga kerja.

Menurutnya, kebijakan yang mematikan industri tanpa solusi bagi pekerja terdampak berpotensi menimbulkan masalah sosial baru.

Oleh karena itu, ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara tujuan pengendalian konsumsi dan perlindungan terhadap industri serta tenaga kerja.

“Terus mitigasinya apa? Apakah sudah ada program untuk memitigasi tenaga kerja yang menjadi pengangguran? Selama kita enggak bisa punya program yang bisa menyerap tenaga kerja, industri rokok itu enggak boleh dibunuh,” ujar Purbaya.

Bakal Tindak Tegas Rokok Ilegal

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya mengungkapkan kekhawatiran atas peredaran rokok ilegal, termasuk produk rokok palsu dari China yang masuk ke pasar Indonesia. Ia menyebut praktik ini sebagai ancaman bagi industri dalam negeri.

Baca Juga:  Penyelundup Ketar-ketir! Purbaya Pasang X-ray Canggih di Pelabuhan

Purbaya mengatakan akan mengambil langkah tegas terhadap perdagangan rokok ilegal, terutama yang beredar melalui platform daring. Ia menegaskan akan mulai memantau pelaku jual beli online yang memperdagangkan barang palsu.

“Saya akan mulai memonitor siapa aja yang jual beli online untuk barang-barang yang palsu, jadi hati-hati mereka yang palsu-palsu, kita mulai kejar satu-satu. Kalau yang normal (penjualan rokoknya), kami lindungi,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending