Connect with us

Politik

Mentan: Nilai Tukar Dolar Bisa Rp1.000 jika Hilirisasi Serius Dijalankan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut nilai tukar rupiah bisa tembus Rp1.000 per dolar jika hilirisasi ekspor dijalankan serius dan konsisten.

Logompn

Published

on

Mentan nilai tukar dolar bisa rp1.000 jika hilirisasi serius dijalankan
Ilustrasi Nilai Tukar Rupiah dan Dolar. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 1 Agustus 2025 - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa nilai tukar rupiah berpotensi menguat drastis hingga mencapai Rp1.000 per dolar Amerika Serikat.

Hal ini bisa terwujud apabila kebijakan hilirisasi komoditas ekspor dijalankan secara serius dan konsisten oleh pemerintah.

Ia menegaskan pentingnya hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas ekspor Indonesia.

“Kalau hilirisasi kita lakukan serius dari sekarang, nilai tukar dolar bisa mencapai Rp1.000. Tapi harus mulai dikerjakan hari ini,” ujar Amran dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan II Pemda DIY di Yogyakarta, Rabu (30/7).

Amran mencontohkan komoditas kelapa yang selama ini diekspor dalam bentuk mentah dengan nilai sekitar Rp20 triliun.

Ia menyebut, apabila kelapa diolah dalam negeri, nilai tambahnya dapat meningkat hingga 100 kali lipat atau menjadi Rp2.000 triliun.

Bahkan, jika semua komoditas diekspor dalam bentuk olahan, potensi nilai tambahnya bisa mencapai Rp20.000 hingga Rp50.000 triliun.

Pemerintah Siapkan Anggaran Besar untuk Hilirisasi

Guna mendukung hilirisasi, Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp371 triliun.

Dari jumlah tersebut, Rp40 triliun siap dicairkan, termasuk Rp8 triliun yang telah ditandatangani langsung oleh Menteri Amran.

Tak hanya itu, Kementerian Pertanian juga menyiapkan tambahan anggaran sekitar Rp4 triliun hingga Rp7 triliun untuk pembangunan fasilitas pengolahan dalam negeri.

Kebijakan pemerintah ini akan difokuskan pada komoditas strategis yang memiliki permintaan tinggi, seperti, kakao, mete, dan kopi.

Amran menyoroti praktik ekspor kakao mentah yang merugikan Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa kakao dari Sulawesi yang diekspor ke Singapura, setelah diolah di sana, dapat dijual kembali dengan harga hingga 38 kali lipat.

Baca Juga:  Kendaraan Listrik Kini Tak Lagi Otomatis Bebas Pajak, Ini Aturannya!

“Modalnya Singapura cuma ulek, ulek, diputar gini. Maka kami rintis, kami sudah siapkan anggaran sekitar Rp4 atau Rp7 triliun untuk membangun hilirisasi, dan yang mengulek nanti ke depan adalah Indonesia,” jelasnya.

Peluang Ekspor ke Pasar Global

Amran juga menyoroti peluang besar yang dimiliki Indonesia untuk menembus pasar global, khususnya India dan China yang tidak dapat menanam kelapa.

Kedua negara tersebut mulai beralih ke produk coconut meal, yang membuka peluang ekspor lebih besar bagi Indonesia.

Ia menyebutkan bahwa harga kelapa mentah di Eropa kini mencapai Rp34.000 per unit.

Dengan pengolahan yang tepat terhadap enam dari 13 komoditas strategis nasional, Amran meyakini ekspor Indonesia bisa meningkat signifikan dari Rp600 triliun menjadi Rp30.000 triliun.

Dengan target hilirisasi yang jelas serta dukungan anggaran yang besar, Amran optimistis Indonesia dapat membangun fondasi kuat menuju negara maju dan menjadi kekuatan ekonomi global.

(AKM/NID/RAD)

Trending