Connect with us

Politik

Novel Baswedan Kritik Abolisi-Amnesti Prabowo: Saya Prihatin dan Kecewa

Novel Baswedan menyatakan kekecewaannya terhadap langkah Prabowo yang memberikan amnesti dan abolisi untuk Tom Lembong dan Hasto.

Logompn

Published

on

Novel baswedan kritik abolisi amnesti prabowo saya prihatin dan kecewa
Novel Baswedan Kritik Abolisi-Amnesti Prabowo Saya Prihatin dan Kecewa | Gambar: Ig/@emildasyari

MPN Indonesia 2 Agustus 2025 - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, menyatakan kekecewaannya terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan amnesti dan abolisi kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan eks Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong.

Novel menilai penggunaan kebijakan tersebut untuk perkara tindak pidana korupsi sebagai tindakan yang salah dan berbahaya bagi upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Saya prihatin dan kecewa ketika mendengar amnesti dan abolisi digunakan pada perkara tindak pidana korupsi,” kata Novel, dilihat MPN Indonesia dari Instagram @novelbaswedanofficial, Sabtu (2/8).

Kasus Korupsi Tak Boleh Ditindak secara Politis

Novel Baswedan mengingatkan bahwa korupsi merupakan bentuk kejahatan serius dan sebuah pengkhianatan terhadap kepentingan negara.

Menurutnya, penggunaan pendekatan politis dalam penyelesaian kasus korupsi menciptakan preseden buruk dan menunjukkan lemahnya komitmen terhadap pemberantasan korupsi.

“Apalagi hal ini dilakukan di tengah praktek korupsi makin parah dan lembaga pemberantasan korupsi seperti KPK sedang dilumpuhkan,” tegas Novel.

Pemerintah dan DPR, kata Novel, seharusnya memikirkan cara memberantas korupsi yang efektif dan tegas.

Menurutnya tindakan yang tepat adalah dengan penguatan lembaga KPK, bukan malah menyelesaikan perkara korupsi secara politis dan membiarkan KPK tetap lemah.

Novel: Tom Seharusnya Bebas karena Tak Bersalah

Terkait kasus Tom Lembong, Novel menilai bahwa seharusnya pengadilan dapat memberikan putusan bebas pada Tom karena tidak ditemukan fakta dan bukti yang layak mengenai perbuatan korupsi terkait impor gula.

Baca Juga:  YouTuber Bigmo dan Resbobb jadi Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha

“Apalagi tuduhan tersebut tidak ada kausalitas dengan kerugian negara yang dipersoalkan,” tegas Novel.

Oleh sebab itu, menurut Novel seharusnya Tom Lembong bisa bebas karena tidak bersalah, bukan karena abolisi.

Novel mengatakan jika penyelesaian kasus Tom Lembong yang tidak berjalan dengan benar itu dibiarkan begitu saja, maka hal itu bisa menjadi ancaman bagi pejabat lain yang memiliki niat baik dalam membuat keputusan.

Novel: Amnesti untuk Hasto Membuat Perkara Tak Adil

Sementara dalam kasus Hasto Kristiyanto, Novel menegaskan bahwa perkara tersebut merupakan rangkaian dari beberapa kejahatan yang melibatkan lebih dari satu orang dan bahkan buronan.

Oleh sebab itu, mengampuni Hasto sama saja dengan menimbulkan ketidakadilan bagi pelaku lain karena tidak ditindak.

“Amnesti untuk Hasto justru membuat perkara tersebut menjadi tidak tuntas dan tidak adil. Bagaimana dengan pelaku lain?” kata Novel.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga3 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita22 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita29 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita54 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending