Connect with us

Politik

Pramono Anung Resmikan IPA Buaran III, Kapasitas 3.000 Liter per Detik

Pramono Anung meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Selasa (6/5).

Logompn

Published

on

Gubernur jakarta resmikan ipa buaran iii yang berkapasitas 3000 liter per detik
Gubernur Jakarta Resmikan IPA Buaran III | Gambar: Pemprov Jakarta

MPN Indonesia 7 Mei 2025 - Gubernur Jakarta Pramono Anung meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Buaran III di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Selasa (6/5).

Instalasi ini memiliki kapasitas produksi air bersih sebesar 3.000 liter per detik, menjadikannya salah satu yang terbesar di wilayah Jakarta.

“Pada hari ini kita bersama-sama menyaksikan untuk peresmian Buaran III,” ujar Pramono, dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Pemprov Jakarta.

Target Pemerintah

Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan bahwa Pemerintah Jakarta melalui BUMD PAM Jaya menargetkan pemenuhan kebutuhan air bersih warga secara menyeluruh pada 2029.

Saat ini, cakupan layanan PAM Jaya telah mencapai lebih dari 70 persen. Pramono menyebut pembangunan IPA Buaran III menelan biaya hingga Rp2,6 triliun.

Kebijakan pemerintah ini diharapkan dapat menjawab tantangan kebutuhan air bersih yang terus meningkat.

Dorong PAM Jaya Buka IPO

Pramono Anung menilai manajemen PAM Jaya telah menunjukkan peningkatan signifikan dalam tata kelola.

“Tetapi saya melihat sekarang ini manajemen PAM Jaya termasuk salah satu BUMD yang manajerialnya cukup baik,” kata Pramono.

Oleh sebab itu, ia mendorong perusahaan untuk mempertimbangkan opsi kemitraan strategis maupun Initial Public Offering (IPO) sebagai bagian dari upaya peningkatan transparansi dan pengawasan publik.

Sebagai langkah antisipatif, Pramono menginstruksikan agar rencana tersebut dikaji secara mendalam dengan melibatkan auditor internasional.

Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh kebijakan yang diambil memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Jakarta serta menjaga kesehatan finansial perusahaan.

Perluas Akses ke Luar Jakarta

Pramono juga membuka kemungkinan perluasan layanan air bersih ke luar wilayah Jakarta, seperti Bekasi.

Baca Juga:  Pemerintah Tangsel akan Mulai Proyek Olah Sampah jadi Listrik

Ia menegaskan bahwa akses air bersih seharusnya tidak dibatasi oleh batas administratif.

Jika terdapat permintaan dari warga di luar Jakarta dan secara teknis memungkinkan, hal tersebut bisa direalisasikan.

“Saya bilang namanya air gak kenal batas. Jadi kalau warga memang mau dan bisa ya silahkan aja,” katanya.

Capaian 100 Hari Kerja

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, melaporkan capaian program 100 hari sejak masa jabatan Pramono Anung dimulai.

Program yang telah dilaksanakan di antaranya pembangunan tandon air di wilayah pasokan rendah, pemasangan alat pemurni air di fasilitas umum, serta penyedotan limbah rumah tangga bersama Paljaya.

“Dan juga langganan kita per target Pak Gubernur di 100 hari pertama mencapai 20.000, kita sudah melebihi dari 20.000 Pak, kita sudah mencapai target. Peresmian reservoir Tambora waktu itu di Jakarta Barat juga sudah selesai,” kata Arief.

(AKM/NID/RAD)

Trending